< Previous20 Kelas XII Semester 1Pada pertemuan ini, proses mengamati dengan cara membaca tentang pengertian alam kehidupan, pembagian 31 alam kehidupan dalam bentuk skema, dan empat alam yang menderita (Apaya bhumi) untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang belum kamu ketahui. MembacaA. Pengertian Alam Kehidupan Alam kehidupan merupakan tempat berdiamnya makhluk-makhluk yang memiliki kesadaran. Kesadaran setiap makhluk di alam kehidupan ini berbeda-beda. Ada makhluk yang kesadarannya masih diliputi nafsu, kebencian, kemarahan dan sebaliknya ada makhluk yang kesadarannya penuh dengan kebahagiaan, dan ketenangan.Dalam agama Buddha ada 31 alam kehidupan yang dikelompokkan menjadi 3 meliputi kama bhumi, rupa bhumi dan arupa bhumi. Dasar pengelompokan itu sesuai dengan kesadaran makhluk yang mendiami. Mari kita membahas 31 alam kehidupan.B. Pembagian 31 Alam Kehidupan A. Kama bhumi Alam kehidupan di mana makhluk-makhluknya masih diliputi nafsu indera. Kelompok alam ini terdiri dari 11 alam (4 alam menderita dan 7 alam menyenangkan).1. Empat alam yang menderita (Apaya bhumi). Apaya bhumi berasal dari tiga kosakata yakni ‘apa’ yang berarti ‘tidak ada’, ‘aya’ yang berarti ‘kebajikan’, dan ‘bhumi’ yang berarti ‘alam tempat tinggal makhluk hidup’. Apaya bhumi adalah suatu alam kehidupan yang memiliki ada kesempatan untuk berbuat kebajikan.Pendidikan Agama Buddha 2131 AlamKehidupanKhamaBhumi 7RupaBhumi 16ArupaBhumi 4APAYABHUMI 4SUGATI 27Niraya bhumiTirachana bhumiPeta bhumiAsurakaya bhumiPathama JhanaBhumi 3Brahma Parisajja BhumiBrahma Purohita BhumiMaha Brahma BhumiBrahma Parithaba BhumiBrahma Aappamanabha BhumiMaha Abhassara BhumiBrahma Paritthasubha BhumiBrahma Pamanasubha BhumiMaha Subhakinha BhumiBrahma Vehappalha BhumiBrahma Assanasatta BhumiBrahma Aviha BhumiBrahma Attapa BhumiBrahma Sudassa BhumiBrahma Sudassi BhumiBrahma Akanittha BhumiDutiya JhanaBhumi 3Tatiya JhanaBhumi 3Catuttha JhanaBhumi 3Akasanancayatana BhumiVinnanancayatana BhumiAkincannayatana BhumiNevasannanasannayatana Bhumi1. Manusia Bhumi2. Catumaharajika Bhumi3. Tavatimsa Bhumi4. Yama Bhumi5. Tusita Bhumi6. Nimmabarati Bhumi7. Paranimmita Vasavatti Bhumi22 Kelas XII Semester 1a. Alam neraka (niraya bhumi). Alam neraka berasal dari dua kata, yaitu ‘ni’ yang berarti ‘tidak ada’ dan ‘aya’ yang berarti ‘kebajikan, kebahagiaan’. Niraya atau neraka adalah suatu alam kehidupan yang penuh penderitaan atau kesedihan dan tidak memiliki kesempatan untuk berbuat kebajikan. Makhluk-makhluk di alam neraka karena adanya kekuatan karma buruk masa lalu.b. Alam binatang (tiracchana bhumi). Alam binatang terbentuk atas dua kata, yaitu ‘tiro’ yang berarti ‘melintang, membujur’, dan ‘acchana’ yang berarti ‘pergi, berjalan’. Binatang adalah suatu makhluk yang umumnya berjalan dengan melintang bukan berdiri tegak seperti manusia. Makhluk yang lahir sebagai binatang karena adanya kekuatan karma buruk masa lampau.Binatang memilki banyak jenis namun secara garis besarnya dapat dibedakan menjadi empat yaitu:1. Binatang yang tidak berkaki (apada), seperti ular, ikan, cacing, dan lain-lain2. Binatang yang berkaki dua (dvipada), seperti ayam, bebek, burung, dan lain-lain3. Binatang yang berkaki empat (catuppada), seperti gajah, kuda, kerbau, dan lain-lain4. Binatang yang berkaki banyak (bahuppada), seperti kelabang, udang, kepiting, dan lain-lain c. Alam setan (peta bhumi). Alam setan terbentuk atas dua kata, yaitu ‘pa’ yang berarti ‘ke depan, menyeluruh’, dan ‘ita’ yang berarti ‘telah pergi, telah meninggal’. Suatu alam disebut peta karena makhluk yang tinggal di alam ini jauh dari kesenangan dan kebahagiaan.Sumber: http://www.whlhs.org/html03/lh034006_08.htmlGambar 2.1. Alam Neraka Pendidikan Agama Buddha 23Ada empat macam setan:1) Setan yang hidup tergantung dari dana atau pemberian makhluk lain (paradattupajivika peta)2) Setan yang selalu kelaparan dan kehausan (khuppipasika peta)3) Setan yang selalu kepanasan (nijjhamatanhika peta)4) Setan yang berwujud menyeramkan (kalakancika peta)d. Alam raksasa (asurakaya bhumi). Asura berasal atas tiga kata, yaitu ‘a’ yang berarti ‘tidak’ dan ‘sura’ yang berarti ‘cemerlang, gemilang’. Arti secara harafiah tidak cemerlang. Makna tidak cemerlang adalah suatu kehidupan yang makhluk-makhluknya merana dan serba kekurangan sehingga membuat batin tidak ceria. Makhluk yang tinggal di alam ini jauh dari kemuliaan, kebebasan, dan kesenangan. Seseorang yang terlahir di alam menderita karena masa lampau melakukan banyak perbuatan yang didasarkan pada kebodohan (moha), kebencian (dosa), dan keserakahan (lobha).Buatlah pertanyaan-pertanyaan yang terkait hasil pengamatan melalui membaca teks/gambar atau hal lainnya tentang pengertian, pembagian 31 alam kehidupan dan empat alam menderita!Mari BertanyaGambar: 2.2 Alam Kamabhumi Sumber : www.whlhs.org/html03/Gambar 24 Kelas XII Semester 1Simaklah kisah berikut ini dengan baik !KISAH PETA PEMANGSA LIMA PUTRA (Pancaputtakhadakapetavatthuvannana) Di suatu desa yang tidak jauh dari Savatthi, hiduplah satu keluarga yang cukup kaya. Suami dan istri hidup berkecukupan materi tetapi tidak memiliki seorang anak. Sanak saudara dari suami menganjurkan agar mencari istri lain karena istri pertamanya mandul. Tetapi laki-laki ini tidak bersedia karena setia dan menyayangi istrinya.Sebaliknya istrinya menyadari dirinya mandul maka mengijinkan suaminya menikah lagi agar garis keturunan tidak terputus. Karena dorongan istrinya maka suaminya menikah dan kemudian selang beberapa tahun istrinya hamil. Istri pertama mengetahui kalau istri kedua hamil maka timbul pikiran buruk. Dengan diliputi kedengkian dan iri hati istri pertama berusaha untuk menggugurkan kandungan istri kedua dari suaminya. Ia menyuruh dan memberi imbalan wanita lain untuk mencari cara agar istri keduanya mengalami keguguran. Mari MengomunikasikanKomunikasikan hasil jawaban dari kelompokmu dengan cara mempresentasikan di depan kelas atau kelompok lain untuk mendapatkan tanggapan! Mari mencari informasi!Setelah mengamati dan membaca buku teks dan sumber-sumber lain dalam menjawab pertanyaan dengan menghubungkan informasi yang terkait untuk mendapatkan kesimpulanPendidikan Agama Buddha 25 Kecerdikan wanita yang disuruh istri pertama akhirnya istri keduanya mengalami keguguran. Ibu istri keduanya menuduh peristiwa keguguran disebabkan oleh istri pertama. Istri pertama menyangkal dan tidak bertanggung jawab sehingga bersumpah bohong. “Jika saya yang merencanakan atas keguguran ini semoga saya setelah meninggal terlahir di alam penderitaan, dikuasai rasa lapar, haus, setiap hari melahirkan lima putra setiap pagi dan petang kemudian memangsanya. Semoga saya selalu berbau busuk dan dikerubuti lalat.” Tak lama kemudian dia meninggal dunia terlahir kembali sebagai makhluk Peta Peti yang berpenampilan buruk. Pada saat itu delapan bhikkhu melaksanakan masa vassa dan melakukan perjalanan menuju Savatthi untuk memberikan penghormatan kepada Sang Buddha. Peta Peti itu menampakkan diri di hadapan para bhikkhu sehingga bhikkhu senior bertanya kepada Peti: “Siapakah engkau berdiri di sana dengan berpenampilan buruk dan berbau busuk?” “Saya adalah Peti yang terlahir di alam menderita karena telah melakukan perbuatan buruk. Saya melahirkan lima putra setiap pagi dan lima putra saat petang hari dan kemudian memangsanya tetapi semua masih tidak cukup. Hati saya membara dan terbakar oleh rasa lapar dan tidak mendapatkan air untuk diminum” jawab Peti. Seorang bhikkhu bertanya kembali: “Perbuatan buruk apa yang engkau lakukan lewat tubuh, ucapan dan pikiran?” “Saya merencanakan perbuatan jahat dengan menggugurkan kandungan pada istri kedua. Janin yang berumur dua bulan mengalir seperti darah. Saya mengucapkan sumpah bohong jika saya melakukan pengguguran kandungan”. Setelah mengemukakan sebab-sebab perbuatannya, Peta Peti memohon kepada para bhikkhu agar menerima dana makanan di rumah laki-laki kaya itu. Peta Peti mohon agar memberitahu agar laki-laki bekas suaminya mempersembahkan makanan atas nama Peta Peti. Dorongan belas kasihan akhirnya para bhikhu menerima dana makanan di rumah laki-laki kaya itu. Para bhikkhu menceritakan peristiwa di atas kepada laki-laki kaya itu. Pada saat itu Peta Peti terbebas dari penderitaan, setelah memperoleh kemuliaan dia menampakkan dirinya malam itu di hadapan laki-laki kaya itu. 26 Kelas XII Semester 1 RenunganRenungkan isi syair Kitab Itivuttaka berikut ini, kemudian tulislah pesan yang menginspirasi dalam kehidupanmu dari sabda Sang Buddha tersebut! Mari MengasosiasiJawablah pertanyaan ini dengan menggali informasi dari berbagai sumber buku lain dan internet serta pengalaman masa lalu!1. Jelaskan sebab-sebab yang mendorong seseorang terlahir di alam peta! 2. Jelaskan hubungan pelaksanaan dana makanan kepada bhikkhu dari suami Peta Peti dengan pahala yang diperoleh dari Peta Peti!Pada pertemuan ini, proses mengamati dengan cara membaca tentang tujuh alam yang menyenangkan untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang belum kamu ketahui. MembacaSetelah melakukan tindakan salah melalui tubuh, ucapan, pikiran, dan apapun lainnya yang merupakan kesalahan. Ketika tubuhnya hancur orang bodoh terlahir kembali di alam neraka (Itivuttaka I.64)Mari MengomunikasikanKomunikasikan hasil jawaban dari kelompokmu dengan cara mempresentasikan di depan kelas atau kelompok lain untuk mendapatkan tanggapan! Pendidikan Agama Buddha 271. Tujuh Alam yang menyenangkan a. Alam Manusia (Manussa bhûmi). Kata Manusia berasal dari dua kata yaitu ‘mano’ yang berarti ‘pikiran, batin’ dan ‘ussa’ yang berarti ‘tinggi, luhur, berkembang’. Manussa atau manusia adalah suatu makhluk yang berkembang serta luhur batinnya, yang tahu serta memahami hal yang bermanfaat dan tak bermanfaat, kebajikan serta kejahatan.Hubungan kelahiran di alam manusia dengan kekuatan perbuatan masa lampau. Penyebab dan alasan kelahiran manusia berbeda kondisi menurut Culakammavibhanga Sutta . NoSebab Masa LaluAkibat Masa Mendatang1Membunuh makhluk hidup, suka berkelahi, dan tidak berbelas kasihan kepada makhluk hidupManusia yang berumur pendek 2Tidak membunuh makhluk hidup, menyebarkan belas kasihan kepada makhluk, dan menolong makhluk bila mengalami kesakitanManusia yang berumur panjang 3Suka melukai, menyiksa, dan menyakiti makhluk hidupManusia yang sakit-sakitan 4Tidak suka melukai, tidak menyiksa, dan tidak menyakiti makhluk hidupManusia yang sehat jasmani dan batin 5Mudah marah, tersinggung, dan bersikap bermusuhan dan kebencianManusia yang berpenampilan buruk 6Sabar, tidak mudah tersinggung, dan hidup rukunManusia yang berpenampilan cantik dan tampan 7Bersikap iri hati, membenci,serta menggerutu karena perolehan, pujian dan penghormatanManusia yang tidak berpengaruh 8Tidak bersikap iri hati, tidak membenci, serta tidak menggerutu karena perolehan, pujian dan penghormatanManusia yang mempunyai pengaruh28 Kelas XII Semester 1 9Manusia yang kikir serta tidak berdana makanan, minuman, dan obat-obatan kepada samanaManusia yang miskin 10Manusia yang suka berdana makanan, minuman, obat-obatan kepada samanaManusia yang kaya 11Bersikap keras kepala dan sombong serta tidak menghormati kepada orang yang pantas dihormatiKelahiran manusia di kalangan rendah 12Bersikap rendah hati dan menghormati orang yang pantas dihormatiKelahiran manusia di kalangan atas 13Tidak mengunjungi samana untuk memohon nasihat-nasihat kebenaranManusia yang bodoh 14Suka mengunjungi samana untuk memohon nasehat-nasihat kebenaranManusia yang bijaksanaCarilah informasi selengkap mungkin melalui mengamati dan membaca buku teks dari berbagai sumber serta pengalaman masa lalu untuk menjawab pertanyaan.1. Bagaimana kekuatan karma masa lalu dan akibat pada masa yang akan datang jika menjadi manusia yang kaya tetapi dari mata pencaharian yang tidak baik seperti membunuh makhluk hidup dan korupsi?2. Bagaimana kekuatan karma masa yang akan datang jika orang berbuat buruk seperti berbohong, membunuh, dan mencuri tetapi hasil tindakan buruk itu juga diberikan atau didanakan kepada orang yang membutuhkan?Mari MengeksplorasiPendidikan Agama Buddha 29Berdasarkan materi di atas, tulislah perbuatan baik yang pernah kamu lakukan dan belum pernah kamu lalukan!Mari merenungkan isi syair Kitab Dhammapada dalam hati, kemudian menulis pesan yang menginspirasi dalam kehidupan sehari-hari dari sabda Sang Buddha tersebuta. Alam empat dewa raja (Catummaharajika) adalah alam para dewa yang menyenangkan daripada alam manusia. Di alam ini berdiam empat dewa raja yang melindungi empat penjuru cakrawala beserta pengikutnya. Keempat dewa raja adalah: 1. Raja Dhataratta penguasa penjuru TimurRenunganSungguh sukar untuk dapat terlahir sebagai manusia, sukar pula hidup dalam ketidakkekalan. (Dhammapada 182)Bila tiba saat akhir hidupmu dan kini engkau berjalan menuju kematian. Tiada lagi tempat untuk bersinggah, padahal sedikitpun bekal tak ada padamu. (Dhammapada 237) No Perbuatan baik yang pernah dilakukan Perbuatan baik yang belum dilakukan Alasan belum melakukan 1 2 3 Mari MengomunikasikanKomunikasikan hasil jawaban dari kelompokmu dengan cara mempresentasikan di depan kelas atau kelompok lain untuk mendapatkan tanggapan! Next >