< PreviousMekanika Dan Elemen Mesin 60 Bila cincin dalm berputar, beban statis dan cincin luar berputar bersama beban maka, suaian yang dianjurkan sebagai berikut : a. Suaian poros Bantalan bola kecil d lebih kecil atau sama dengan 40 mm menggunakan j5. Ukuran menengah d antara 40 – 100 menggunakan j6, k6. Ukuran besar d lebih dari 100 mm menggunakan k6, m6, n6. Bantalan rol kecil d lebih atau sama dengan 60 mm menggunakan j6k6. Ukuran mencegah d antara 60 – 200 mm menggunakan k6, m6 dan n6. b. Suaian lubang yang dianjurkan adalah H6, H7, J7, P7, M7, N7. Bila cincin luar berputar beban tetap dan cincin dalam berputar maka suaian dianjurkan adalah sebagai berikut : a. Suaian poros yang dianjurkan adalah : h6, h5, g5, g6. b. Suaian lubang yang dianjurkan adalah : Untuk beban kecil normal memakai K7, K6. Untuk beban normal, kejut M7, M6. Untuk beban besar dan kejut N7, N6. Untuk beban, kejut dan rumah bantalan tipis memakai P7, P6. Untuk poros maka basis lubang harus dipakai, sedangkan untuk rumah harus menggunakan basis poros. Contoh : 1. Pilihlah suatu bantalan ……………….untuk suatu mesin kendaraan untuk mendukung beban dinamis radial sebesar : 400 kg pada rumah bantalan. Kecepatan putaran 500 rpm. Untuk masa pakai (umur) 3 tahun, dan digunakan 5 jam/hari. Jawab : Lihat diagram 9. Beban 400 kg = 400 x 9,8 = 3920 N L = 5 x 12 x 13 x 30 = 5400 jam Untuk putaran 500 rpm dan L = 5400 jam maka C/P = 5,5. Caranya adalah sebagai berikut : Mekanika Dan Elemen Mesin 61 Hubungan garis putaran pada titik 500 rpm dan garis beban pada titik 5400 jam maka memotong garis perbandingan C/P. Dari tabel 20. Diambil bantalan dengan C = 25.500 N. Ukuran bantalan sebagai berikut : Ukuran-ukuran yang didapat sebagai berikut : d = 35 mm D = 80 mm B = 21 mm Gambar 17 Bantalan yang dipilih Toleransi yang dipilih untuk porosnya adalah j5. Toleransi yang dipilih untuk lubang/rumah P7. Gambar rencana poros dan rumahnya 2. Rencanakanlah sebuah bantalan balokkontak sudut baris tunggal mendukung beban radial 800 kg dan beban aksial 220 kg. Putaran mesin 300 rpm. Diinginkan bantalan dapat dipergunakan sebanyak 150 juga putaran. Beban diperkirakan statis cincin dalam. Beban putar pada cincin dalam. Jawab : Diketahui Fa = 220 kg Gambar 18 Poros bantalan Gambar 19 Rumah bantalan Mekanika Dan Elemen Mesin 62 Fr = 800 kg P = (X.V.Fr ± Y Fa) Ks.Kt V = 1 (beban putar pada cincin dalam) Dari tabel 21 maka diambil X = 1 dan Y = 0. Dari tabel 18 Ks = 1; karena suhu diperkirakan mencapai 120o maka Kt = 1,05. P = (1.1.800 + 0,220).1.1,05 = 800.1,05 = 840 kg. L = 15.106 = C = = 4463 kg = 43739 N. Lihat tabel 23. Untuk C = 43000 N maka dipilih bantalan dengan ukuran d = 35 mm D = 80 mm B = 21 mm Gambar 20 Bantalan yang dipilih H. MEMASANG DAN MELEPAS BANTALAN PELURU Kerusakan dini sebelum masa pakai berakhir sering disebabkan karena pada waktu pemasangan yang tidak sempurna. Oleh karena pada waktu pemasangan 275,0800.1220VFrFaputaranPCp.1063840C3840150Mekanika Dan Elemen Mesin 63 bantalan ini harus bentul-betul diperhatikan, tentang masalah kebersihan, letak dan posisinya. Pemasangan bantalan pada poros, pemasangan dengan suaian sesak sering harus dipanaskan terlebih dahulu. Biasanya pemanasan dilakukan dalam minyak atau over pemanas, pada temperatur-temperatur ini struktur bahan, kekerasan atau ukuran-ukuran bantalan memungkinan dapat berubah. Pemasangan dapat juga dengan menggunakan peralatan tekan hidrolis atau dengan pukulan-pukulan biasa, untuk pemasangan yang tidak sesak. Bila suaian dengan suaian tekan atau pressfit maka rumah harus dipanaskan terlebih dahulu. Yang harus diperhatikan dalam pemasangan atau melepas bantalan adalah pada waktu dilangsungkan pemasangan pukulan atau gaya langsung dikenakan pada ring dalam atau ring luar. Jangansekali-kali dikenakan langsung pada elemen yang berputar atau elemen pelurunya. Jangan memukul langsung dengan ………..pada ring tetapi gunakan alat bantu yang berupa bus atau pipa agar bantalan dapat dengan mudah dan baik serta Mekanika Dan Elemen Mesin 64 tepat tetapi tidak merusak bantalan sendiri (lihat gambar 21). Gambar 21. Pemasangan bantalan Untuk melepas bantalan dapat dipergunakan alat seperti gambar 22 ini. Mekanika Dan Elemen Mesin 65 Gambar 22. Tracker Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan memasang bantalan adalah sebagai berikut : 1. Rencanakanlah langkah-langkah pemasangan dengan baik, cek kembali temperatur pemasangan yang diperlukan. 2. Cek kembali apakah anda telah menyiapkan bantalan betul, sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam gambar kerja. 3. Bersihkan dengan baik poros atau rumah. Jangan menggunakan kapas dalam membersihkan kotoran dan kelembaban. 4. Cek kembali toleransi dan suaian yang tertera pada gambar kerja bagi poros dai rumahnya. Pada konstruksi peralatan yang memakai bantalan bola, setelah bantalan dapat dipasang dengan baik biasanyadikancing, atau diberi ring penetap dan penguat agar bantalan tidak lagi berubah posisinya. Gambar-gambar berikut ini menunjukkan cara pengancing dan pemberian ring pada konstruksi bantalan (gambar 23, 24). Gambar 25 adalah contoh penggunaan bantalan bola pada suatu peralatan. Mekanika Dan Elemen Mesin 66 Gambar 23. Pengancingan Bantalan Mekanika Dan Elemen Mesin 67 Gambar 24. Pengancingan Bantalan Tabel Toleransi untuk Poros dan Bearing Latihan: 1. Apa kegunaan bearing? 2. Ada berapa jenis bearing dan fungsi masing-masing jenis? 3. Apa arti bearing dengan kode 6206? 4. Berapa beban yang dapat ditahan oleh bearing jenis 6204 dan berapa lama usia bearing tersebut. Mekanika Dan Elemen Mesin 68 5. Berapa ukuran poros untuk pemasangan bearing 6305, dan bagaimana Operating con-ditions Examples of mounting Shaft diameter [mm] Toler-ance ball roller spherical - roller taper - roller Point load of inner ring Small and ordi-nary load rollers, pulleys All diameters g6 Great and shock load tightening pulleys h6 Circumferencial load of inner ring, indeterminate way of loading Small and variable load electrical instru-ments, fans 18 - 100 < 40 j6 cutting machines, conveyors 100 - 200 40 - 140 k6 Medium and high load common loading, cutting machines < 18 j5 turbines, electrical motors 18 - 100 < 40 < 40 k5 gear boxes, comb. engines 140 pumps 140 - 200 100 - 140 65 - 100 m6 200 - 280 140 - 200 100 - 140 n6 Extremely high load, shocks bearing for axles of rail trucks 50 - 140 50 - 100 n6 traction motors, rolling mills 140 - 500 100 - 500 p6 High mounting precision cutting machines < 18 h5 18 - 100 < 40 j5 100 - 200 40 - 140 k5 Only axial load All diameters j6 Note: Loading is small for C / P > 15 common for C / P = 7 - 15 high for C / P < 7 Mekanika Dan Elemen Mesin 69 prosedur pemasangan bearingnya? BAB II BAUT DAN MUR (BOLT AND NUT) A. Pendahuluan Identifikasi Alat Pengikat (Fastener) Untuk mengikat dua komponen menjadi satu berarti mereka digabungkan, dan sambungan tersebut dipaten atau dikunci bersamaan. Yang dapat memungkinkan hal ini adalah sebuah alat pengikat (fastener).Jika Anda mencoba menyebutkan semua jenisnya, Anda harus membuat sebuah daftar yang sangat panjang namun yang paling sering digunakan adalah alat pengikat (fastener)berdrat, yang meliputi baut, sekerup,studi,dan mur. Hal-hal tersebut sering dianggap sama sehingga orang tidak menyadari bahwa sebenarnya ada perbedaan. Yang berhubungan dengan benda-benda tersebut adalah washer, snap rings, pin sepi (Key) dan cotter Next >