< Previous Halaman75 Aircraft Electrical System Assembly Gambar 7.15 (Wiring Tandem Oscillating Light) Bersamaan dengan itu, power yang sama sebesar 115 VAC dengan frekuensi 400 Hertz masuk dan motrorpun kemudian berputar dan menggerakan oscillating.Lampu yang dipasang secara bertumpuk dengan oscillate secara tidak langsung lampu akan ikut berputar dengan kondisi lampu yang menyala ( gerakan lampu bertolak belakang). Troubleshooting TheTandem Oscillating Light Beberapa Trouble Shooting yang terdapat di Tandem Oscillating Light No Masalah Kemungkinan Sebab Cara Memperbaiki 1. Lampu tidak dapat menyala Kerusakan lampu Ganti kerusakan lampu Kerusakan tranformator Ganti transformator Halaman76 Aircraft Electrical System Assembly 2. Lampu gagal berputar Kerusakan motor Cek motor, bila rusak maka ganti motor Kerusakan capasitor Cek capasitor , ganti komponen jika rusak Roda gigi terdapat gangguan Cek gear atau roda gigi 3. Kapasitas cahaya turun Lampu terlalu panas Cek roda gigi dan putarannya Jika rusak maka ganti roda gigi Tabel 7.2 (Troubleshooting di Tandem Oscillating Light) Prinsipnya pada saat assembly pada Tandem Oscillating Light adalah sama dengan Landing light yaitu : 1. Power Power yang di gunakan untuk mengetest Tandem Oscillating Light adalah 115 VAC. 2. System Wiring Saat memulai prosedur troubleshooting yang harus di check untuk beberapa kerusakan yaitu dengan cara melihat wiring dengan beberapa kerusakan pada circuit breaker dan system komponen. 3. Testing and Replacing Components Pelepasan komponen yang terdapat di Tandem Oscillating Light yang diperlukan jika kerusakan komponen ditemukan. Lampu Lampu navigasi, Yaitu untuk mengetahui kedudukan suatu pesawat terbang dalam penerbangan. Lampu navigasi dipasang pada 2 lokasi yaitu: Pada masing masing ujung sayap Pada bagian belakang vertical stabilizer Persyaratan dan sifat dari penerangan untuk navigasi disahkan oleh badan internasional dalam peraturan penerbangan (rules of ais) dan ketentuan ketentuan untuk navigasi udara dan peraturan lalulintas udara sebagai berikut: a. Lampu yang berwarna hijau pada ujung sayap sebelah kanan dengan sudut pancar 110 derajat b. Lampu yang berwarna merah pada ujung sayap sebelah kiri dengan sudut pancar 110 derajat Halaman77 Aircraft Electrical System Assembly c. Lampu yang berwarna putih yang dapat dilihat dari belakang pada bagian belakang dari horizontal stabilizer dengan sudut pancar 140 derajat. System ini ditempatkan pada bagian belakang ujung ekor pesawat. Sedangkan pada pesawat DC 10 dan pada pesawat lookhead 1011 tristar dipasang pada trailing edge setiap sayap sumber listrik yang digunakan padaumumnya 28 V DC. Tetapi pada beberapa pesawat umumnya menggunakan 28 V AC. Penerangan lampu yang terus menerus umumnya adalah untuk wing edge, inlet duct dan secara flash System penerangan merupakan keperluan utama didalam pesawat terbang selama beroperasi seperti lampu penerangan untuk keperluan navigasi keadaan darurat serta lampu untuk keperluan awak pesawat dan penumpang. System lighting pada pesawat udara ada 2 macam yaitu : 1. Internal Lighting Penerangan dalam (internal light) Penerangan dalam ruang pesawat dibagi tiga, yaitu: Penerangan untuk operasi didalam ruang kemudi Penerangan untuk ruang penumpang Penerangan untuk begian bagian lain, seperti ruangan toilet, ruang bagasi, dan papan penerangan atau peringatan 2. External Light System External Lighting System menyediakan penerangan saat terbang, landing, dan taxi pada malam hari, inspeksi pada saat kondisi berkabut dan mencegah terhadap kecelakaan ( tabrakan ) saat di udara. External Light System terdiri dari : a. Leading Edge Light b. Anti Collision Light c. Landing light d. Navigation Light d.Tugas 1. Jelaskan cara kerja leading edge light 2. Jelaskan cara kerja anti coliision 3. Jelas cara kerja Navigation light e.Tes 1.Sebutkan dua lokasi pemasangan lampu navigasi? C. RANGKUMAN Halaman78 Aircraft Electrical System Assembly 8. Pembelajaran Kedelapan 2.Sebutkan 2 macam lampu pendaratan? 3. Apa fungsi lampu taxi pada pesawat udara? f.Kunci jawaban 1. Lampu navigasi dipasang pada 2 lokasi yaitu: Pada masing masing ujung sayap Pada bagian belakang vertical stabilizer fixed landing light dan retractable landing light 2. Yaitu lampu lampu yang digunakan untuk menerangi landasan pada waktu taxi atau pesawat terbang ditarik atau menuju landasan utama. g.Lembar Kerja Peserta Didik a. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, siswa dapat 1, Mengidentifikasi komponen listrik 2, Memahami skema kerja 3.Membuat skema sederhana 4. Membuat tabel kebenaran 5.Menjelaskan prisip kerja rangkaian 6.Membuat skema pengawatan 7.Membuat identifikasi kabel 8. Membuat rangkaian pada pada panel degan aturan yang benar. b. Uraian Materi A. Sistem penerangan Penerangan adalah kebutuhan yang sangat pokok bagi semua orang di dunia. Karena penerangan adalah salah satu syarat yang di perlukan agar manusia dapat melihat,karena cahaya yang di pantulkan ke mata kita yang akhrnya bias membuat kita dapat melihat. Halaman79 Aircraft Electrical System Assembly Menurut peraturan pemerintah (1999), penerangan ditempat kerja adalah jumlah penyinaran pada suatu bidang kerja yang diperlukan untuk melaksakan kegiatan secara efektif. Penerangan dapat berasal dai cahaya alami dan buatan. Penerangan adalah penting sebagai suatu faktor keselamatan dalam lingkungan fisik pekerja.Beberapa penyelidikaan mengenai hubungan antara produktivitas dengan penerangan telah memperlihatkan, bahwa penerangan yang cukup dan diatur sesuai dengan jenis pekerjaan dapat menghasilkan produksi maksimal dan penekanan biaya (Sutaryono, 2002: 19). Berdasarkan peraturan pemerintah (1999) tentang persyarataan kesehatan lingkungan kerja . I. Sistem penerangan di pesawat udara Sistem penerangan di pesawat udara sangat penting karena selain untuk menerangi penumpang. Penerangan juga berguna untuk menrangi pilot juga co pilot agar dapat mengemudikan pesawat udara dengan baik. Selain itu penerangan juga sangat di butuhkan oleh pesawat pada saat malam hari,yaitu untuk menerangi daerah depan pesawat agar memudahkan pilot mengemudikan pesawat. II. Fungsi-fungsi sistem penerangan di pesawat udara : Sebagai penerang ruangan penumpang,dan ruangan kokpit Sebagai penerang pesawat agar dapat melihat keadaan di sekitar Sebagai indicator baik tidaknya instrument yang ada di pesawat udara Dan sebagainya. B. Sakelar tukar/Sakelar hotel Pada praktek ini menggunakan sakelar tukar untuk menghubungkan dan memutuskan 2 lampu signal. Saklar tukar adalah saklar yang yang dapat digunakan untuk menghidupkan dan mematikan lampu dari tempat yang berbeda. Instalasi saklar tukar adalah penggunaan dua buah saklar untuk meyalakan dan menghidupkan satu buah lampu dengan cara bergantian. Rangkaian instalasi penerangan yang menggunakan saklar tukar banyak dijumpai di hotel-hotel atau di rumah penginapan maupun di lorong-lorong yang panjang.Sehingga saklar tukar ini dikenal juga sebagai saklar hotel maupun saklar lorong.Tujuan dari penggunaan ini ialah untuk efisiensi waktu dan tenaga karena penggunaan saklar ini sangat praktis. 1. Alat dan Bahan a) Alat-alat : Solder listrik Dudukan solder Tang pengupas Tang pemotong Halaman80 Aircraft Electrical System Assembly Tang jepit Obeng min Obeng plus b) Bahan-bahan : Timah Secukupnya Isolasi Secukupnya Kabel Secukupnya Saklar togel 4 buah Lampu signal 2 buah Banana plug 2 buah Busbar 1 buah 2. Skema rangkaian Gambar 8.1 (Skema rangkaian) Sebelum memulaipraktek mengidentifikasi terlebih dahulu gambar skema sederhana dan hasil identifikasi sajikan di gambar skema sederhana. Hal dilakukan untuk menganalisis cara kerja rangkaian ini ,agar tabel kebenaran di isi dengan benar. 3. Langkah kerja Langkah kerja pada praktekdi kelompokan menjadi beberapa langkah seperti di bawah : Halaman81 Aircraft Electrical System Assembly a. Pictureidentification (identifikasi gambar) b. Drawing (menggambar) Skema sederhana Tabel kebenaran Gambar pengawatan c. Cable identification and Measuring (Identifikasi kabel dan pengukuran) d. Checkingcomponents (pengecekan komponen) e. Installating component (pemasangan komponen) f. Wiring (pengawatan) g. Soldering (penyolderan) h. Lacing (penalian) i. Checking(pengecekan) Berikut penjelasan dari langkah-langkah yang di lakukan : a. Picture identification (Identifikasi gambar) Identifikasi gambar adalah pekerjaan awal yang harus di lakukan,karena dengan membaca gambar kerja kita akan dapat melakukan pekerjaan dengan mudah.identifikasi gambar ini di lakukan dengan membuat hasil identifkasi dan memanipulasikan ke dalam tabel kebenaran. Untuk membuat tabel kebenaran kita harus menggambar terlebih dahulu skema sederhana,hal ini agar memudahkan dalam pengidentifikasian.dan untuk gambar rangkaian sederhana akan di bahas pada langkah kerja selanjutnya. b. Drawing (menggambar) Selanjutnya mengubah skema rangkaian menjadi skema sederhana,hal ini d lakukan agar memudahkan pengidentifikasian gambar,selanjutnya menyajikan hasil identifikasi menjadi tabel kebenaran,setelah itu membuat gambar pengawatan hal ini di lakukan agar memudahkan pemasangan komponen dan identifikasi kabel. Halaman82 Aircraft Electrical System Assembly Skema sederhana No Skema sederhana Keterangan 1 Pada saat rangkaian di berikan tegangan maka lampu V1 dan V2 tidak akan menyala, hal ini di karenakan sakelar belum ada yang di tekan dan arus listrik tidak terhubung dengan lampu 2 Pada gambar di samping sakelar 4 di tekan, maka arus listrik setelah di hubungkan ke sumber tegangan maka akan terhubung dengan V2 dan menyebabkan lampu V2 menyala Halaman83 Aircraft Electrical System Assembly 3 Pada gambar di samping sakelar 3 di tekan,maka arus listrik terhubung dengan lampu V2 dan ini akan mengakibatkan lampu V2 menyala 4 Pada gambar di samping sakelar3 dan sakelar 4 di tekan. Pada saat salah satunya di tekan,V2 menyala namun setelah di tekan keduanya V1 dan V2 tidak akan menyala karena S3 dan S4 disini berfungsi sebagai pemutus arus 5 Pada gambar di samping S2 di tekan ini akan mengakibatkan rangkaian terputus dengan arus (+) maka di sini V1 dan V2 tidak akan menyala Halaman84 Aircraft Electrical System Assembly 6 Pada gambar di samping S2 di tekan ,namun setelah S2 dan S4 di tekan maka arus tidak terhubung dengan V1 dan V2 dan ini mengakibatkan V1 dan V2 tidak menyala 7 Pada gambar di samping S2 dan S3 di tekan namun setelah S2 dan S3 di tekanmaka arus tidak terhubung dengan V1 dan V2 dan ini mengakibatkan V1 dan V2 tidak menyala Next >