< Previous Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 48 Penggores dengan ketinggian yang dapat diatur sesuai skala yang penggunaannya dilakukan di atas meja pengukur kerataan. 3.1.2 Teknik pemakaian Penggores Cara menggores - Tekan pengarah/penggaris besi, dengan kuat pada benda kerja - Penggores dimiringkan kearah luar dari pengarah. - Miringkan penggores kearah gerakan penggoresan. - Tekan dan goreslah benda kerja dengan sekali gores saja Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 49 Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 50 3.2 Penitik Penitik terbuat dari baja perkakas yang bagian badanya dikartel agar tidak licin sewaktu dipegang, ujungnya lancip dengan sudut 30° dan 90°. Penitik digunakan untuk menandai titik pusat lubang yang akan dibor. Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 51 3.2.1 Penitik pusat ( centre punch ) Penitik pusat (center-punch) terbuat dari baja perkakas yang bagian badanya dikartel agar tidak licin sewaktu dipegang, ujungnya lancip dengan sudut 90°. Penitik digunakan untuk menandai titik pusat lubang yang akan dibor. Untuk menandai garis yang akan dipotong dapat digunakan penitik garis (prick-punch), penitik ini mempunyai sudut lancipnya 60°. 3.2.2 Penitik Garis Untuk menandai garis yang akan dipotong dapat digunakan penitik garis (prick-punch), penitik ini mempunyai sudut lancipnya 60°. Agar garis yang telah digoreskan pada benda kerja tidak mudah terhapus selama benda kerja tersebut dikerjakan, diperlukan penitik garis untuk memperjelas garis batasnya. Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 52 3.2.3 Penitik otomatis Untuk menghasilkan tanda titik dengan alat penitik ini cukup ditekan dengan tangan dan tidak boleh dipukul dengan palu. 3.2.4 Cara menggunakan penitik 1. Pegang penitik di tangan kiri (yang bukan kidal) 2. Miringkan penitik dan geser sepanjang garis hingga tepat pada garis potong, di mana tempat pusat titik akan dititik. 3. Penitik harus tegak lurus terhadap benda kerja 4. Penitik dipukul satu kali dengan pukulan ringan dan periksa posisinya. Jika sudah tepat, pukul lebih keras Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 53 3.3 Kikir Kikir adalah suatu batang baja yang permukaanya mempunyai gigi pemarut. Kegunaan kikir pada pekerjaan penyayatan untuk meratakan dan menghaluskan suatu bidang, membuat rata dan menyiku antara bidang satu dengan bidang lainnya, membuat rata dan sejajar, membuat bidang-bidang berbentuk dan sebagainya. Fungsi kikir pada dasarnya adalah untuk membuang sebagian benda kerja dengan jalan memarut sehingga menjadi rata, cembung, lengkung dan lain-lain. Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 54 3.3.1 Bagian-bagian dari kikir Bagian dari file 1. Ujung 2. Muka 3. Pangkal 4. tangkai 5. Panjang. Pada bagian muka terdapat gigi-gigi pemarut. Dari ujung sampai pada batas tangkainya dinamakan badan. Panjang badan inilah yang merupakan ukuran panjang kikir (dalam inci). Seluruh badan kikir ini disepuh atau dikeraskan, kecuali tangkainya. Perbedaannya dapat dilihat secara visual pada kikir yang masih baru. Tangkainya bersifat lembek (maliable), sedangkan badan kikir , keras tapi rapuh (ducktil). Mengikir adalah salah satu kegiatan meratakan permukaan benda kerja hingga mencapai ukuran, kerataan dan kehalusan tertentu dengan menggunakan kikir yang dilakukan dengan tangan. Dalam hal ini untuk mendapatkan hasil pengikiran yang presisi dan maksimal diperlukan pemahaman tentang jenis dan karakteristik kikir sebagai alat peraut/pengikis dan teknik-teknik mengikir yang baik. Selain itu pekerjaan mengikir juga diperlukan tenaga yang kuat dan harus telaten, ulet dan teliti. Dengan demikian pekerjaan mengikir dapat dikatakan sebagai dasar keterampilan untuk pembentukan seseorang menjadi praktisi pemesinan yang profesional dan handal. Perlu diketahui bahwa kegiatan mengikir bukan hanya meratakan dan menghaluskan sebuah permukaan benda kerja hingga mencapai ukuran, kerataan dan kehalusan tertentu, melainkan juga harus tercapai kesejajaran dan kesikuannya. Kikir mempunyai bentuk guratan gigi disetiap jenisnya. Untuk setiap jenis bahan ada bentuk gigi yang ideal yang memberikan aksi pemotongan/penyerutan yang paling efisien. 3.3.2 Spesifikasi kikir 1. Bentuk gigi kikir Bentuk gigi kikir ada enam bentuk. a. Kikir Bergigi Tunggal (singgle cut) Pada umumnya kikir ini lebih halus dari pada kikir bergigi ganda pada nomor yang sama , karena itu digunakan untuk pekerjaan finishing. Posisi giginya menyilang membentik sudut 54 derajat terhadap garis sumbu.beram-beram pengikiran tidak cepat Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 55 lepas dari sela-sela gigi kikir.untuk itu harus dibersihkan dengan sikat kikir. b. Kikir Bergigi Ganda (duoble cut) Kikir bergigi ganda ini alur pahatan dalam dalam lebih dalam daripada pahatan dangkal dan alur ini mempunyai sudut 70derajat c. Kikir bergigi lengkung (Curved cut) Kikir brgigi lengkung juga dikenal dengan dreadnought files, mempunyai gigi pemotongan yang berbentuk melengkung dan digunakan pada pekerjaan fishing benda kerja dari aluminium, kuningan, timah hitam dan permukaan plastik. d. Kikir bergigi kerucut (Rasp cut) Rasp cut files mempunyai gigi yang berbentuk kerucut. Biasa digunakan oleh tukang kayu. e. Kikir bergigi majemuk (Chip breaking files ) Chip breaking files mempunyai gigi tunggal dengan terkotak-kotak seperti pada gambar Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 56 f. Kikir bergigi halus (Diamond grit files) Kikir ini biasanya digunakan untuk bahan non metal. 3.3.3 Tingkat kehalusan kikir. Tingkat kehalusan kikir disatukan dengan ukuran kikir. Meskipun nomor tingkat kehalusan sama, akan tetapi jika ukurannya berbeda, maka kehalusannya tidak sama. Sebagai contoh kikir 16” lebih kasar daripada kikir 12” pada nomor kehalusan yang sama, dan kikir lebih kasar dari pada kikir 8” pada kehalusan yang sama. Tingkat kehalusan kikir : - Sangat kasar - Kasar - Setengah kasar - Halus - Sangat halus 3.3.4 Jenis-jenis kikir a. Kikir flat (Flat file) Kikir ini digunakan untuk mengikir permukaan luar yang luas dan membutuhkan kerataan atau level juga dapat digunakan untuk mengikir permukaan dalam dengan syarat lebarnya harus lebih besar dari lebar kikir. Tingkatan kehalusan kikir flat Konstruksi Rangka Pesawat Udara (Airframe Mechanic) Page 57 a. Bastard Adalah kikir kasar panjang badan 12”, dengan jumlah gigi 9 gigi/cm, cs = 25 , s= 0,01 , n= 40 dan mempunyai tingkat kehalusan N9 s/d N8. b. Half Smooth Adalah kikir setengah halus panjang badan 10”, dengan jumlah gigi 12 gigi/cm , cs = 25 , s = 0,005 , n = 40 dan tingkat kehalusan N8 s/d N7. c. Smooth Adalah kikir halus, panjang badan 8” dengan jumlah gigi 20 gigi/cm cs = 25 s = 0,0025 , n = 40 dengan tingkat kehalusan N7 s/d N6. b. Kikir ½ bulat (Half round file) Kikir ini digunakan untuk mengikir permukaan yang cekung dengan radius yang lebih besar dan dapat untuk mengikir sudut 350 atau lebih dan juga dapat untuk mengikir permukaan yang flat. Guratan ganda satu permukaan berbentuk cembung. Dipergunakan untuk pekerjaan yang bersifat umum dan mengikir lengkungan bagian dalam. Ukuran panjangnya 100 mm hingga 450 mm. Next >