< Previous272 Kelas IX SMP/MTs situated learning situasi belajar yang dirancang oleh guru demi mendapatkan hasil belajar yang maksimal, hasil belajar ini EHUNDLWDQGHQJDQNRJQLWLIUHÁHWLIDIHNWLIHPRVLRQDOEHODMDUsosial dan belajar geraksenam salah satu cabang olahraga yang mengandalkan aktivitas baik sebagai olahraga sendiri maupun untuk cabang olahraga lainsenam artistik senam yang menggabungkan aspek tumbling dan akrobatik untuk mendapatkan efek-efek artistik dari gerakan-gerakan yang dilakukan pada alat-alatsenam lantai satu dari rumpun senam. Sesuai dengan istilah lantai, latihannya dilakukan di lantaisenam ritmik gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik, atau latihan bebas yang dilakukan secara beriramasepak bola permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak bola kian kemari untuk diperebutkan di antara pemain-pemain, yang mempunyai tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang tersebut agar tidak kemasukan bolaservice teknik memukul bola untuk menyajikan bola pertama ke dalam permainan dengan cara memantulkan terlebih dahulu bola tersebut ke meja penyaji, kemudian dipukul, dan bola harus melewati atas net dan akhirnya memantul di meja lawanstudent learning tugas gerak yang harus dilakukan oleh siswa dalam pembelajaran PJOK yang nantinya diharapkan bisa EHUNHPEDQJGDODPDVSHNNRJQLWLIUHÁHWLIDIHNWLIHPRVLRQDObelajar sosial dan belajar geraktangkisan usaha pembelaan dalam pencaksilat dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangantujuan pembelajaran tercapainya perubahan perilaku atau kompetensi pada siswa setelah mengikuti kegiatanwiraga penampilan teknik sikap dan gerak dengan rapi dan tertibwirama penampilan teknik dan sikap dengan irama yang serasi, dan jika hal itu diiringi dengan musik, ia bersifat kontekstualwirasa penampilan teknik sikap dan gerak dengan penataan NRUHRJUDÀ\DQJPHQDULNKurikulum 2013 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 273Abernethy, B. et.al. 1997. The Biophysical Foundation of Human Movement. Champaign, Illinois: Human Kinetics.Auweele, Y.V. et. al. 1999. Psychology for Physical Educators. Champaign, Illinois: Human Kinetics. Breed Ray & Michael Splittle. 2011. Developing Sense Game Throught Tactical Learning. Cambridge University Press.Brian J. Sharkley. 2011. Kebugaran dan Kesehatan. Jakarta: 5DMDJUDÀQGR3HUVDGDFreberg, L.A. 2006. Discovering Biological Psychology. Boston: +RXJKWRQ0LIÁLQ&RPSDQ\Irsyada, Machfud. 2004. Pembelajaran Permainan Bola Voli. Jakarta: Depdiknas.Joane M. Landry &Maxwell J Landry. 1993. Ready To Use Physical Activities For Grade 5-6.Parker Publishing Company. West Nyack.Kretchmer, R.S. 2005. Practical Philosophy of Sport and Physical Activity. Champaign Illinois: Human Kinetics.M Saputra, Yudha. 2001. Pembelajaran Atletik Di Sekolah Dasar.Jakarta: Depdiknas.Mahendara, Agus. 2001. Pembelajaran Senam Di Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.Nurlan Kusmaedi dkk. 2004. Pembelajaran Olahrga Pilihan. Jakarta: Depdiknas.Permen No 104 tahun 2014 Tentang Pedoman Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik.Daftar PustakaRockenfeler, Sabastian. 2012. Life Skills Through Games-A Teacher”S Guide. Germany: Sport for development and peace. Rose, D.J. 1997. A Multilevel Approach to the Study of Motor Control and Learning. Boston: Allyn and Bacon. Rose, La. 1996. Mengenali Potensi Diri, Citra Pribadi Berkualitas. Jakarta: Pustaka Kartini. Sayuti syahara. 2004. Pembelajaran Senam Dan Aktivitas Ritmik. Jakarta: Depdiknas. Soendoro dkk. 2004. Pembelajaran Permainan Sepak Bola. Jakarta: Depdiknas. Syamsir Aziz. 2004. Pembelajaran Permainan Kecil. Jakarta: Depdiknas. Tinning Richad, atl. 2001. Becomeing a physical education teacher. Malborne: Prenticehall. Waharsono. 2004. Pembelajaran Permaiann Bola Tangan. Jakarta: Depdiknas. 274 Kelas IX SMP/MTs Next >