< Previous42Prakarya Kelas IXPrakarya Kelas IXini sudah menjadi familiar di masyarakat kita. Lihat saja di sekeliling kita, kebanyakan tailor adalah kaum pria, bukan?Jahit aplikasi merupakan bagian dari teknik menjahit. Jahit aplikasi adalah tehnik menghias permukaan kain dengan cara menempelkan guntingan kain pada kain yang berbeda warna dengan warna dasar kain, selanjutnya diselesaikan dengan jahit tangan teknik sulam yang menggunakan tusuk hias feston. Kegiatan jahit aplikasi dapat dikategorikan sebagai kerajin an yang memiliki fungsi hias.Pada mulanya, masyarakat kita mengenal teknik aplikasi dari bangsa Cina. Negara-negara seperti Korea, Jepang, Malaysia juga menyukai produk jahit aplikasi. Dahulu, hiasan yang menjadi aplikasi pada kain sudah diproduksi secara massal dan sangat populer. Dengan adanya variasi bentuk motif aplikasi yang dijual di pasaran, memudahkan masyarakat kita untuk menempelkannya pada benda yang diinginkan. Bentuk-bentuk yang biasa dibuat terbatas pada bentuk yang cenderung disukai banyak wanita, seperti bunga, boneka, buah, tokoh kartun, alat transportasi yang dibuat jenaka. Cara menjahitnya pun masih sederhana, yaitu hanya dengan ditindih menggunakan mesin jahit pada bagian pinggir motif atau dapat pula menggunakan jarum tangan dengan dijahit tikam jejak atau sulam. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.36 Model fesyen mengenakan busana aplikasi.43Semester 2Semester 2Pada perkembangannya, masyarakat kita makin kreatif. Dengan menggunakan limbah perca, ternyata kita dapat membuat bentuk motif dengan berbagai model. Jenis jahitan yang digunakan juga bervariasi, ada yang menggunakan sulam tepi, ada pula yang menggunakan tusuk feston. Selanjutnya, dikenallah jenis jahit aplikasi yang merupakan khas Indonesia, yaitu menggunakan tusuk feston. Pengerjaannya pun masih manual, yaitu menggunakan jarum tangan. Tentunya prosesnya memakan waktu yang tidak sebentar, tetapi jahit aplikasi cukup diminati masyarakat sebagai alternatif karya yang menghiasi sebuah benda.Adapun jenis-jenis jahit aplikasi adalah se-perti berikut.a. Jahit aplikasi standart (onlay)Jahit aplikasi standard (onlay) adalah teknik membuat benda kerajinan tekstil yang dikerjakan dengan cara membuat gambar pada kain, kemudian digunting dan ditempel pada lembaran kain, kemudian diselesaikan dengan teknik sulam. Fungsi jahit aplikasi adalah untuk menghias permukaan kain. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.37 Contoh jahit aplikasi standar (onlay).44Prakarya Kelas IXPrakarya Kelas IXb. 3RWRQJVLVLS(inlay)Jahit aplikasi potong sisip adalah teknik menghias permukaan kain yang dikerjakan dengan melobangi bagian dasar kain yang telah digambari motif sesuai dengan rencana. Kain yang sudah berlubang itu pada bagian buruk ditempel kain yang berbeda warna dan diselesaikan dengan tusuk hias feston atau dapat juga dengan mersin bordir.Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.38 Contoh jahit aplikasi sisip (inlay). c. 3RWRQJPRWLIJahit aplikasi potong motif adalah teknik menghias permukaan kain dengan cara memotong motif yang ada pada kain, kemudian ditempel pada permukaan kain. Teknik penyelesaiannya sama dengan jahit aplikasi yang lainSumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.39 Contoh jahit aplikasi potong motif. 45Semester 2Semester 2d. /LSDWSRWRQJJahit aplikasi lipat potong adalah teknik menghias permukaan kain yang dikerjakan dengan tangan atau mesin. Caranya melipat lembaran kain, kemudian dipotong sesuai dengan rencana sehingga hasilnya simetris potongan itu ditempel pada dasar kain dan diselesaikan dengan tusuk feston. Teknik aplikasi biasanya dikombinasikan dengan sulam datar. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.40 Contoh jahit aplikasi lipat potong.e. PengisianJahit aplikasi dengan pengisian adalah teknik menghias permukaan kain yang dikerjakan secara manual atau mesin. Caranya sama seperti pada jahit tindas, bedanya pada penambahan potongan kain yang berbeda warna. Pengisi susulan dapat juga ditambahkan dengan penambahan renda dan pita penyelesaian sama dengan teknik aplikasi yang lain. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.41 Contoh jahit aplikasi pengisian.46Prakarya Kelas IXPrakarya Kelas IXDari keterangan di atas mengenai jenis-jenis jahit aplikasi, apakah kamu telah memahami berbagai cara yang dapat dilakukan dalam membuat produk kerajinan dengan teknik jahit aplikasi tersebut? Untuk lebih meningkatkan pemahamanmu, lakukanlah pengamatan pada produk kerajinan jahit aplikasi dan kerjakanlah LK-5 di bawah ini. LEMBAR KERJA 5 (LK-5)Nama Anggota Kelompok : ..................................Kelas: ..................................................................Mendeskripsikan Jenis-Jenis Jahit Aplikasi.Gambar Produk Ja-hit AplikasiJenis Batik AplikasiDeskripsi ProdukTeknik PengerjaanUngkapan perasaan:........................................................................................................................................................1). $ODW3URGXNVL-DKLW$SOLNDVLDalam pembuatan jahit aplikasi, alat yang dibutuhkan hampir sama dengan jahit pada OBSERVASI & WAWANCARAxCarilah produk jenis-jenis jahit aplikasi. xGambarlah produknya atau tempelkan foto produk.xTuliskan jenis jahit aplikasi yang digunakan, deskripsi dan teknik pengerjaannya.(Lihat LK-5)TUGAS KELOMPOK 547Semester 2Semester 2umumnya. Alat tersebut di antaranya adalah jarum jahit tangan, gunting, jarum pentul, bantalan jarum, tudung jari, alat pemasuk benang, pemidangan, pensil/kapur jahit, cukil/pendedel, dan setrika.a). Jarum jahit tangan dan jarum sulamJarum sulam berfungsi untuk membuat berbagai macam tusuk hias yang dikerjakan dengan tangan. Besar kecilnya jarum bergantung pada benang yang digunakan untuk menyulam. Jika menyulam menggunakan benang halus, jarum yang digunakan adalah jarum yang kecil. Jika menggunakan benang yang besar, maka jarum yang digunakan adalah jarum yang berukuran lubang besar. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.42 Beberapa contoh jarum jahit tangan.b). GuntingGunting yang dibutuhkan untuk membuat sulam adalah: (1) gunting kain, (2) gunting kertas, (3) gunting benang, (4) gunting bordir/sulam. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.43 Beberapa jenis gunting.48Prakarya Kelas IXPrakarya Kelas IXc). Jarum pentul dan bantalan jarumJarum pentul digunakan untuk membantu menggabungkan kain satu dengan lainnya agar tidak bergeser pada tempatnya. Bantalan jarum memudahkan kita untuk menempatkan jarum agar rapi dan tidak berserakan.Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.44 Jarum pentul dan bantalan jarum. d). Tudung jari dan alat pemasuk benangTudung jari digunakan untuk melindungi jari dari tertusuknya jarum. Alat pemasuk benang atau biasa disebut sayang nenek berfungsi untuk membantu memasukkan benang pada lubang jarum. e). PemidanganMidangan digunakan untuk meregangkan kain agar permukaan kain menjadi rata dan licin sehingga memudahkan pada saat menyulam.Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.45 Tudung jari dan pemasuk benang.49Semester 2Semester 2 Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.46 Pemidangan.f). Pensil/kapur jahitPensil atau kapur jahit dibutuhkan untuk menggambar pola-pola yang akan dijadikan aplikasi pada kertas dan kain. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.47 Kapur jahit dan pensil. g). Cukil/pendedel jahitanCukil/pendedel digunakan untuk mem-bongkar jahitan yang salah. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.48 Cukil/pendedel jahitan. h). SetrikaSeterika digunakan untuk menghaluskan pola-pola aplikasi agar lebih mudah dijahit. Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.49 Seterika.50Prakarya Kelas IXPrakarya Kelas IX2). %DKDQ3URGXNVL-DKLW$SOLNDVLBahan yang biasa digunakan dalam menjahit aplikasi terdiri dari benang jahit atau sulam, kain bermotif atau polos, dapat pula digunakan kain perca. Saat ini, sedang menjamur penggunaan NDLQIHOWDWDXÀDQHO\DQJPHPLOLNLUDWXVDQUDJDPwarna sebagai bahan aplikasi. a). Benang jahit atau benang sulamBenang jahit atau sulam yang digunakan banyak warnanya. Kita dapat memilih penggunaan jenis benang dan warna yang diinginkan sesuai dengan warna bahan. b). Kain bermotif atau polos dan kain feltKain bermotif atau polos digunakan sebagai pola aplikasi. Pemakaiannya disesuaikan dengan warna dasar kain. Kain felt memiliki tekstur yang lembut dan agak tebal. Warnanya pun sangat menarik untuk digunakan sebagai bahan aplikasi. Banyak orang memilih bahan felt untuk membuat produk aplikasi pada kain.Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.51Beberapa jenis bahan untuk jahit aplikasi. Kain felt Kain motif Kain polosSumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.50 Benang jahit dan sulam.51Semester 2Semester 23). 3URVHV3HPEXDWDQ-DKLW$SOLNDVLPada bagian ini, dipelajari bagaimana membuat aplikasi jahit dengan bentuk bantal hias sederhana. Saat membuat aplikasi, tentukan dahulu apakah hiasan permukaan yang digunakan adalah untuk memperindah sebuah bantal yang sudah ada atau memang sengaja dibuat sedemikian rupa sehingga dihasilkan benda yang diinginkan. Dengan demikian, kita akan ketahui dari mana kita harus memulai bekerja. Buat desain terlebih dahu-lu dengan menggunakan gambar dengan pensil war-na di atas kertas. Buat pola sesuai desain. Gunting pola dan tempelkan pada kain dasar. Jahitlah satu per satu dengan tusuk feston. Mulailah tempelkan bagian kepala boneka beruang seperti mata dan hidung. Tusuk feston Buatlah pita untuk bagian leher dan tempelkan pada dasar kain. Jahit sekeliling kain dasar putih dan tempel pada bantal biru dengan tusuk feston. Buatlah pita dengan bahan bermotif. Buat kerutan meling-kar dua susun. Pada bagian tengah sematkan kancing. Hasil akhir dari jahit aplikasi dengan bentuk bantal sederhana.Sumber: Dokumen KemdikbudGambar 1.52 Proses membuat jahit aplikasi pada produk bantal hias.Next >