< PreviousPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) 259masa lampau, ketika informasi tentang seks masih sangat terbatas. Namun, saat ini informasi tentang seks lebih mudah diperoleh dan sangat banyak. Maka usaha untuk memberikan informasi yang benar perlu diberikan terutama kepada para remaja.Kini, kemajuan di bidang teknologi informasi telah mengubah struktur dan pandangan hidup masyarakat kita. Dampak negatif dari kemajuan tersebut adalah pergeseran nilai dan moral yang terjadi di masyarakat. Sesuatu yang dahulu dianggap tabu, kini menjadi menjadi lazim dan begitu sebaliknya.Salah satu pergeseran moral ialah nilai moral seksual terutama di kalangan remaja. Nilai moral seksual yang dulu dianggap tabu dan bertentangan dengan norma agama, tidak demikian lagi oleh sebagian kaum remaja. Dengan demikian memberikan bimbingan dan penerangan seks kepada para remaja merupakan suatu yang sangat penting dan perlu.Alasan pendidikan seks sangat penting diajarkan kepada para remaja adalah:a. Dapat mencegah penyimpangan dan kelainan seksual.b. Dapat memelihara tegaknya nilai-nilai moral.c. Dapat mengatasi gangguan psikis.d. Dapat memberi pengetahuan dalam menghadapi perkembangan anak.C. Bahaya Seks BebasSeks bebas berarti melakukan aktivitas seks dengan pasangan tanpa diikat perkawinan. Melakukan seks bebas sangat dilarang oleh agama manapun. Norma-norma di masyarakat juga menyatakan seks bebas merupakan perbuatan yang terlarang. Pasangan yang melakukan seks bebas akan mendapat sanksi, balk secara hukum negara maupun hukum masyarakat.a. Bagaimana Budaya Seks Bebas Muncul?Budaya seks bebas muncul akibat pergaulan antara pria dan wanita yang bebas. Pergaulan yang bebas antara pria dan wanita biasanya menggiring pada melakukan aktivitas seks meskipun mereka tidak terikat perkawinan, Padahal, pria dan wanita yang belum terikat perkawinan tidak boleh melakukan aktivitas seks.Faktor-faktor negatif seperti merebaknya informasi bertema pornografidi media massa, dan kurangnya penanaman moral agama, merupakan sebaglan faktor yang menyebabkan munculnya budaya seks bebas.b. Apa Bahaya Seks Bebas?Seks bebas sangat berbahaya, karena sangat bertentangan dengan norma-norma agama, masyarakat, juga negara, hamil di luar nikah, mudah tertular penyakit kelamin, dan mudah terserang penyakit menular lainnya. Berikut beberapa risiko dari perilaku seks bebas :260 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTs1. Hilangnya keperawanan dan keperjakaanIndikasi fisik yang jelas terjadi pada perempuan, yakni robeknya selaput dara.2. KetagihanKarena sudah merasakan kenikmatan, maka mudah sekali muncul rasa ketagihan. Selalu ingin berbuat, mengulangi dan semakin susah mengendalikan diri.3. KehamilanPerilaku seks bebas dapat mengakibatkan kehamilan padahal pasangan tersebut belum terikat secara perkawman. Biasanya kehamilan yang disebabkan seks bebas ini merupakan kehamilan yang tidak diinginkan.4. Aborsi dengan segala risikonyaJika hubungan intim sudah berbuah kehamilan, maka biasanya pasangan tersebut akan melakukan pengguguran kandungan (aborsi). Mereka menganggap aborsi adalah jalan yang terbaik untuk menutup aib dan rasa malu terhadap masyarakat sekitar. Mereka juga belum siap untuk hidup berumah tangga. Risiko dari aborsi antara lain adalah pendarahan, infeksi, kemandulan, bahkan kematian.5. Penularan penyakit kelamin dan HIV/AIDSPenyakit kelamin ditularkan melalui hubungan seksual. Risiko tertular penyakit kelamin semakin besar ketika sering melakukan hubungan seksual secara berganti-ganti pasangan. Hubungan seksual di luar pernikahan berisiko tertular penyakit kelamin karena tidak bisa memastikan pasangannya berpenyakit atau tidak sehingga peluang untuk tertular lebih besar.6. Infeksi saluran reproduksiRemaja perempuan yang sudah aktif secara seksual di bawah usia 20 tahun serta sering berganti-ganti pasangan cenderung mudah terkena kanker mulut rahim.7. Perasaan malu, bersalah, berdosa dan tidak berhargaMereka yang sudah terjerumus pada perilaku seks bebas biasanya selalu dirundung rasa bersalah. Perasaan malu dan bersalah semakin muncul ketika dirinya atau pasangannya diketahui hamil padahal secara resmi belum menjadi suami istri. Bukan hanya pelakunya yang mendapat aib tapi keluarga besarnya pun ikut mendapat rasa malu juga.c. Bagaimana Menghlndari Seks BebasSeks bebas sangat mudah untuk dihindari. Apabila kita telah memahami begitu berbahayanya seks bebas, maka kita akan berusaha untuk menghindarinya. Mempertebal keimanan merupakan benteng yang kokoh untuk menghindari perilaku seks bebas. Selain itu, kita juga harus membatasi pergaulan antara pria dan wanita agar tidak terlalu bebas. Biasanya dari pergaulan yang bebas ini akan menimbulkan keinginan untuk melakukan seks bebas.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) 261Perhatian dari orang tua juga penting untuk menghindari perilaku seks bebas. Orang tua senantiasa mengawasi pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerumus pada pergaulan yang merugikan ini.d. Mengapa Kita Menolak Seks Bebas ?Budaya seks bebas bukan merupakan budaya bangsa Indonesia. Perilaku seks bebas sangat bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Untuk itu, kita harus menolak budaya seks bebas, karena tidak sesuai dengan kepribadian kita.Seks bebas banyak menimbulkan kerugian daripada keuntungan. Para remaja yang menjadi korban seks bebas biasanya sering merasa bersalah. Laporan meningkatnya kehamilan di luar nikah pada para remaja sangat mencemaskan kita. Keruntuhan moral merupakan kenyataan yang ada yang harus dihadapi akibat dari budaya seks bebas ini.Catatan: Bahwa sebelum mempelajari substansi makanan sehatdan bergizi terlebih dahulu diawali dengan aktivitas mengamati, menanya, mencari informasi, dan mengasosiasi dan selanjutnya dipresentasikan/komunikasikan.Penilaian Hasil Pembelajaran NAPZA1. Penilaian Spiritual dan Sosial (KI- 1 dan 2)Guru membandingkan hasil penilaian sikap yang dilakukan oleh peserta didik (penilaian diri) dengan hasil pengamatan sikap yang dilakukan selama proses pembelajaran, dan hasilnya dibandingkan dengan penilaian diri yang dilakukan oleh peserta didik.Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan perilaku yang diharapkan. Tiap perilaku yang dicek (√) dengan rentang skor antara 1 sampai dengan 4. (Sangat Baik = 4, Baik = 3, Cukup = 2. Kurang = 1).Tips :• Hindari dari pergaulan bebas dikalangan remaja atau para pelajar.• Patuhi norma-norma agama dan adat istiadat yang baik di lingkungan sekolah, rumah dan masyarakat.• Jauhilah tempat-tempat prostitusi atau lokalisasi PSK (Pekerja Seks Komersial).• Jauhilah dari minum-minuman keras dan penggunaan Narkoba.• Jauhilah menonton film-film yang bersifat pornografi.262 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTsContoh Format Penilaian Sikap Spiritual dan SosialNoNama Peserta DidikSikap Spiritual dan SosialJml.SkorNilaiBerdoa sebelumdan sesudahpembelajaranSungguh-sungguhdalam pembelajaranJujurDisiplinTanggungjawabMenghargaiteman1234123412341234123412341Ratna2Dwi3FikrulSkor Max = 24Nilai = skor perolehan/skor maxsimal x 42. Penilaian Pengetahuan (KI-3)Pilihan GandaJawab soal berikut dengan memberikan tanda silang (X), untuk jawaban yang benar diberi skor = 1, bila salah diberi skor = 01. Yang dimaksud dengan Narkotik menurut UU RI No 22 / 1997 adalah ...... a. zat atau obat yang dapat menimbulkan penurunan atau perubahan kesadaran b. zat atau obat yang dapat meningkatkan kesadaran c. zat atau obat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh d. zat atau obat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh2. Yang dimaksud dengan Psikotropika menurut UU RI No 5 / 1997 adalah... a. zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika b. zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis termasuk narkotika c. zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis termasuk alkohol d. zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan alcohol3. Bir merupakan minuman beralkohol golongan A, dengan kadar etanolnya adalah ...... a. 1 – 5 % c 20 – 45 % b. 5 – 20 % d. 30 – 45 %4. Penyebab penggunaan NAPZA para remaja adalah lingkungan keluarga, Kecuali........ a. komunikasi orangtua dan anak kurang baik b. komunikasi orangtua dan anak sangat baik c. orangtua terlampau sibuk, acuh d. kurangnya kehidupan beragama5. Salah satu pengaruh jangka panjang terhadap fisik pengguna NAPZA adalah.. a. tidak perduli terhadap kesehatan c perduli terhadap kesehatan b. perduli terhadap lingkungan d. perduli terhadap orang lainPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) 2636. Salah satu perubahan sikap dan perilaku yang terjadi pada peserta didik pengguna NAPZA adalah ...... a. sering membolos dan pemalas c. prestasi meningkat b. bertanggungjawab terhadap tugas d. percaya diri7. Berikut termasuk golongan I. Narkotik menurut UU RI No 22 / 1997, adalah .abcd Heroin Kokain Ganja Morfin Petidin Codein Vitamin Betadin Alkohol8. Salah satu dampak sosial di lingkungan sekolah, bagi peserta didik pengguna NAPZA adalah .... a. merusak disiplin dan motivasi belajar b. merusak komunikasi antar peserta didik c. merusak gedung sekolah d. merusak komunikasi dengan guru9. Salah satu dampak sosial di lingkungan masyarakat penggunaan NAPZA adalah .... a. meningkatnya kejahatan di masyarakat b. meningkatnya kesejahtraan di masyarakat c. meningkatnya keamanan di masyarakat d. meningkatnya ketentraman di masyarakat10. Salah satu komlikasi medik pada pengguna NAPZA adalah ....... a. gangguan daya ingat c. gangguan penglihatam b. gangguan pendengaran d. gangguan pencernaan11. salah satu alasan pendidikan seks sangat penting diajarkan kepada para remaja adalah ....... a. untuk memelihara tegaknya nilai-nilai moral b. untuk memelihara ketentraman keluarga c. untuk memelihara tegaknya nilai-nilai keadilan d. untuk memelihara tegaknya nilai-nilai kekeluargaan12. Berikut golongan II.Psikotropika menurut UU RI No 5 / 1997, adalah ......abcd Digunakan untuk terapi Dan untuk tujuan ilmu pengetahuan Digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan Dan tidak digunakan untuk terapi, Digunakan untuk pengobata Digunakan dalam terapi Dan digunakan/untuk tujuan ilmu penge-tahuan Digunakan untuk pengobatan Dan sangat luas digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan264 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTsJawaban singkat (Essay)Jawab soal berikut dengan benar, dengan deskripsi sebagai berikut : Skor 4: jika peserta didik mampu menjawab empat jawaban dengan benar Skor 3: jika peserta didik mampu menjawab tiga jawaban dengan benar Skor 2: jika peserta didik mampu menjawab dua jawaban dengan benar Skor 1: jika peserta didik mampu menjawab satu jawaban dengan benar 1. Sebutkan empat macam golongan yang termasuk Psikotropika! 2. Sebutkan empat macam ciri–ciri remaja pengguna NAPZA ! 3. Sebutkan empat macam factor lingkungan yang dapat mengakibatkan remaja menjadi pengguna NAPZA !Format penilaian essay (KI-3), psikotropika, ciri pengguna NAPZA, faktor lingkungan pengguna NAPZANoNama Peserta DidikButir SoalJml.SkorNilai123PsikotropikaCiri penggunaNAPZAFaktorlingkunganpenggunaNAPZA1234123412341Ratna2Dwi3FikrulDst.Skor Max = 16Nilai = skor perolehan/skor maxsimal x 43. Penilaian Keterampilan (KI-4)Penilaian keterampilan dilakukan dalam bentuk kinerja, yaitu suatu proses yang bersifat prosedural dalam melakukan suatu kinerja, mulai dari persiapan, langkah-langkah, dan penyajian hasil . Berikan tanda cek (√) pada kolom perolehan skor yang sudah disediakan, dengan rentang skor antara 1 sampai dengan 4. (Sangat Baik = 4, Baik = 3, Cukup = 2, Kurang = 1). Dan tanda cek (√) tersebut menunjukkan kompetensi yang diharapkanPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) 265Lakukan pembuatan powerpoint tentang NAPZA Secara Berkelompok:1. Persiapan materi dengan sumbernya !2. Langkah pembuatan power point secara urut!3. Penyajian materi!Format penilaian (KI-4), persiapan, langkah-langkah pembuatan, powerpoint, penyajian materi No.Nama Peserta DidikPenilaian Keterampilan Juml. SkorNilaiProsedural pembuatan power pointPersiapanLangkah pembuatanPenyajian materi1234123412341Ratnavvv1242Dwi 3Fikrul 4Dst.Skor Max = 12Nilai = skor perolehan/skor maxsimal x 44. Contoh Instrumen Penilaian ProjekMata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kompetensi Dasar : 3.9 Memahami prinsip-prinsip pencegahan terhadap bahaya seks bebas, NAPZA, dan obat berbahaya lainnya, bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. 3.10 Memahami konsep pola makan sehat, bergizi dan seimbangNama Proyek : Penanggulangan NAPZA dan Pola Makan SehatAlokasi Waktu : Satu SemesterNama Peserta Didik : ______________________ Kelas : VIII/1NoAspek *Skor (1 – 4)1.Perencanaan:a. Persiapan b. Rumusan Judul 2.Pelaksanaana. Sistematika Penulisanb. Keakuratan Sumber Data/Informasic. Kuantitas Sumber Datad. Analisis Datae. Penarikan Kesimpulan3.Laporan Proyeka. Performansb. Presentasi / Penguasaan/Peragaan 266 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTsNoAspek *Skor (1 – 4)Total Skor MaxNilai = skor perolehan/skor max X 4Komentar Orangtua Murid :5. Contoh Instrumen Penilaian PortofolioKompetensi Dasar : 3.9 Memahami prinsip-prinsip pencegahan terhadap bahaya seks bebas, NAPZA, dan obat berbahaya lainnya, bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Alokasi Waktu : 1 SemesterNama Peserta Didik : _________________ Kelas : VIII/1NoKarya peserta didikSkorKeterca-paianJml.HalamanKeterangan(1 – 4)TBT1.Membuat kliping macam-macam narkoba 52.Membuat kliping akibat kecanduan narkoba53.Membuat kliping pencegahan narkoba5Nilai = Skor perolehan/Skor Max X 4Komentar Orangtua Murid KeteranganT = tuntasBT = Belum tuntas6. Contoh Instrumen Remidial dan Pengayaana. Format RemidialRemidial dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik, nilai yang dicapai lidak memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditentukan. Berikut contoh format remidial terhadap tiga peserta didik.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) 267No.Nama Peserta DidikTarget Kompetensi IntiAspekMateriIndikator KKMBentuk RemidialNilaiKeterangan KD AwalRemidial1.2.3.RatnaDwiFikri44.7NAPZANarkobaMelakukan keterampilan pemaparan pemapran makalah75Penugasan mencari re-frensi tentang NAPZA di luar jam pelajaran / di rumah secara berkelompok terhitung waktu 3 jam pelajaran dan 2 x pertemuan.6683TerlampauiKomentar Orangtua Murid b. Format PengayaanPengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik, nilai yang dicapai melampaui KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditentukan. Berikut contoh format pengayaan terhadap tiga peserta didik.No.Nama Peserta DidikTarget Kompe-tensi IntiAspekMateriIndikatorKKMBentuk PengayaanNilaiKeteranganKDAwalPengayaan1.2.3.RatnaDwiFikri44.7NAPZANarkobaMelakukan keter-ampilan pemaparan pemapran makalah75Penugasan mencari informasi tentang NAPZA secara ber-pasangan di luar jam pelajaran / di rumah secara berkelompok terhitung waktu 3 jam pelajaran dan 2 x pertemuan808080858585TerlampauisdaKomentar Orangtua Murid Penilaian Hasil Belajar Pendidikan Seks Bebas1. Contoh Spiritual dan Sosial (KI- 1 dan 2) Penilaian aspek spiritual dan sosial dilakukan dengan pengamatan selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Aspek-aspek yang dinilai meliputi : berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, sungguh-sungguh dalam pembelajaran, jujur, disiplin, tanggungjawab, menghargai teman.Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan perilaku yang diharapkan. Tiap perilaku yang dicek (√) dengan rentang skor antara 1 sampai dengan 4. (Sangat Baik = 4, Baik = 3, Cukup= 2, Kurang = 1).268 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTsContoh Format Penilaian Sikap Spiritual dan SosialNoNama Peserta DidikSikap Spiritual dan SosialJml.SkorNilaiBerdoa sebelumdan sesudahpembelajaranSungguh-sungguhdalam pembelajaranJujurDisiplinTanggungjawabMenghargaiteman1234123412341234123412341Ratna242Dwi3FikrulSkor Max = 24Nilai = skor perolehan/skor maxsimal x 42. Penilaian Pengetahuan (KI-3)Pilihan GandaJawab soal berikut dengan memberikan tanda silang (X), untuk jawaban yang benar diberi skor = 1, bila salah diberi skor = 01. Salah satu alasan pendidikan seks sangat penting diajarkan kepada para remaja adalah .......a. untuk memelihara tegaknya nilai-nilai moralb. untuk memelihara ketentraman keluargac. untuk memelihara tegaknya nilai-nilai keadiland. untuk memelihara tegaknya nilai-nilai kekeluargaan2. Akibat bagi remaja perempuan yang sudah melakukan seks bebas di bawah usia 20 tahun akan mengakibatkan .......a. cenderung mudah terkena kanker mulut rahimb. cenderung mudah terkena kanker payudarac. cenderung mudah terkena kanker paru-paru d. cenderung mudah terkena kanker otak3. Sesuai dengan kesepakatan internasional “’Conference of Sex Education and Family Planning’ pada 1962, Tujuan pendidikan pendidikan seks, adalah .......a. untuk menjalankan kehidupan yang bahagiab. untuk melalui kehidupan yang bahagia c untuk melanjutkan kehidupan yang bahagia d. untuk mengakhiri kehidupan yang bahagia4. Salah satu cara untuk menghindari seks bebas secara prevrentif adalah .......a, hindari dari diri dari pergaulanb. hindari dari pergaulan sosialc. mengasingkan diri dari pergaulan d. menjauhi tempat-tempat prostitusiNext >