< PreviousMekanika Dan Elemen Mesin 20 Demands Bearings without lubrication Bearings with max-imum lubrica-tion Hydrody-namic bear-ings Hydro-static bearings Aerody-namic bear-ings Aerostat-ic bear-ings Loading capacity low low to medium medium to high medium very low low Sliding speed low low to medium medium to high zero to medium very high very high Small starting torque normally not recom-mended satisfac-tory satisfactory excellent satisfactory excellent Small fric-tion torque at steady state satisfactory excellent Precision of radial setting bad good excellent good good Lifetime limited but predicta-ble theoretically endless, but limited by starts and run-outs number theoreti-cally end-less theoretical-by starts and run-ber theoreti-cally endless Mix of axial and radial loading capacity axial supporting face must be done for absorbing axial load Still run-ning good for stationery devices excellent excellent excellent, apart the possible pump noise excellent excellent, but com-pressed noise is possible Mekanika Dan Elemen Mesin 21 Lubrica-tion sim-plicity excellent separate system can be used with certain limi-tation of speed, load-ing and di-ameter additional high pres-sure pump neces-sary excellent supply of com-dry and clean air neces-sary Availabil-ity of standard parts good to excellent excellentgood not suitable Protec-tion against pollution of prod-uct and environ-ment abrasion can be a limiting factor normally satisfactory, but sealing is necessary, except when work-ing liquid can be used for lubricant excellent Starts and run-outs number. Frequent rot. direc-tion change good, good good, gener-ally good Operating expenses very low depends on the com-plexity of lubrication system price of lubricant supply must be consid-ered none price of gas sup-ply must be con-sidered Mekanika Dan Elemen Mesin 22 dari mesin. Sehingga jadwal perawatan dari masing masik seksi akan berbeda. Untuk itu dapat dicontohkan beberapa komponen yang ada dan juga posisi bearing, sehingga akan mendapatkan suatu rencana pelumasan bearing yang optimal. Contoh : No. Nama Kom-ponen Posisi Kode/nama Bearing Jenis Pe-lumas Periode Pe-lumasan Pe-nanggung Jawab 1. Konveyor Poros driver T 206 Grease 3 bln Thomas Ambient condi-tions Bearings without lubrica-tion Bearings with lim-ited lubri-cationHydrody-namic bearings Hydro-static bearings Aerody-namic Aero-static bearings High tempera-ture satisfacto-ry, de-pends on the mate-rial beware of oxidation: lubrication resistance necessary beware of oxidation: lubricant resistance necessary excel-lent Low tempera-ture possible limitation from lubri-cant, re-spect to starting torque necessary possible limitation from lubri-cant, re-spect to starting torque necessary possible limita-tion from lubricant excellent, ideally neces-sary Outside vibra-tions normally satisfacto-ry, except when im-pact load-ing peak exceeds loading capacity satisfacto-ry excellent normally satisfac-tory Mekanika Dan Elemen Mesin 23 Contoh Format Daftar Pelumasan No. Tanggal Pe-lumasan Nama Pe-lumas Posisi Bearing Kode/Nama Bearing Nama Op-erator TTD 1. 10 – 6 - 07 Oli SAE 50 Poros KOnveyor Single Roll-er (62) Toni Mekanika Dan Elemen Mesin 24 Mekanika Dan Elemen Mesin 25 Perawatan Bearing 1. Pemberian pelumas pada Bearing motor (dynamo). 2. Pembersihan kerak atau karat pada gear bo 3. Pemberian grease Pada Bearing x Mekanika Dan Elemen Mesin 26 Prosedur Urutan Melepas Bearing : a. Menganalisa tentang cara melepas bearing b. Menyiapkan alat-alat untuk bongkar pasang bearing c. Melepas bearing dari ikatan poros/housing. (snap ring, Ring C, Baut ) d. Melepas bearing. Bisa dengan trecker. Prosedur Urutan Memasang Bearing : a. Membersihkan poros dari kotoran/karat dengan kain pembersih. b. Memilih kode bearing sesuai dengan kode c. Memasang bearing sesuai dengan spesifikasinya d. Menguji apakah pemasangannya sudah benar atau belum. (dengan memutar poros, lihat letak bearing, mengukur jarak masing-masing tepi bearing. e. Memberi pelumas pada bearing Pemasangan dan Pelepasan Bearing Alat-Alat yang diperlukan untuk melepas dan memasang bearing : Mekanika Dan Elemen Mesin 27 Mekanika Dan Elemen Mesin 28 Untuk cara-cara pelepasan/pemasangan bearing : 1. Penjepitan harus pada ragum, karena untuk memudahkan dalam pelepasan bearing. 2. Pelepasan bearing dengan menggunakan trecker, dengan cara memasang lengan trecker pada bearing dan memutar baut pengencangnya sampai bearing terlepas. 3. Pelepasan bearing dengan menggunakan trecker, dengan cara memasang lengan trecker pada bearing dan memutar lengannya tetapi baut pengencangnya ditahan meja sampai bearing terlepas. Mekanika Dan Elemen Mesin 29 4. Untuk pemasangan pada Rumah bearing, maka harus memakai pipa atau benda bulat sebesar ring luar dari bearing dan bisa dipukul. 5. Cara mudah untuk melepas bearing dalam posisi sempit dapat menggunakan besi lunak dan dipukulkan pada poros bearing 6. Cara melepas bearing jenis ini dengan memutar bola bearing, kemudian me-masukkan trecker lengan ujung luar kemudian menariknya seperti pada gambar ini ; 7. Untuk jenis bearing dengan ring pengunci, maka setelah memasang harus ringnya dilipat pada alurnya. Begitu pula apabila meepas, maka ring tersebut harus diluruskan lagi. Next >