< Previous 306e. Melakukan seleksi dan penanganan bibit (anak unggas petelur) yang baru datang ( waktu: 2 x 5 JP) DOC atau Day Old Chick adalah istilah untuk anak ayam umur sehari. DOC didatangkan dari tempat penetasan suatu perusahaan pembibitan ayam. Kegiatan seleksi dan penanganan dilakukan segera pada saat DOC tiba di kandang pemeliharaan. Sebelumnya, kandang sudah dibersihkan dan disterilkan dari bibit penyakit serta disiapkan untuk menerimanya. 1) Melakukan seleksi bibit Kegiatan-1 Mengamati 1. Lakukan pengamatan dengan cara mencari informasi di lokasi setempat , bagaimana peternak menyeleksi bibit unggas petelur yang baru (DOC ras , DOC buras, DOD, DOQ) petelur 2. Baca dan pelajari materi tentang melakukan seleksi (anak unggas petelur) yang baru datang dalam buku teks didwa dibawah ini 3. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan, carilah informasi tentang melakukan seleksi bibit melalui internet, buku bacaan, foto atau video. PERTEMUAN KE 19 307Data pengamatan No Materi Ciri-ciri bibit ( DOC/DOD/DOQ) 1 Seleksi DOC ras petelur ---------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- 2 Seleksi DOC kampung petelur ---------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- 3 Seleksi DOD petelur ---------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- 4 Seleksi DOQ petelur ---------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- 308Lembar Informasi 1) Seleksi bibit Langkah pertama dari kegiatan penerimaan DOC adalah melakukan seleksi DOC. Tujuan seleksi DOC adalah memilih DOC yang baik dan sehat untuk dipelihara dalam tahapan pemeliharaan selanjutnya. Langkah-langkah dalam seleksi bibit unggas adalah : a) Pemeriksaan Jumlah Boks bibit (DOC , DOD, DOQ) yang datang Pada saat kendaraan pengangkut DOC tiba, periksalah surat jalan dan kondisi kendaraan pengangkut. Kemudian segera turunkan boks bibit unggas pada tempat yang teduh dan sirkulasi udaranya baik. Jarak antar tumpukan boks sekitar 1 m dan tinggi tumpukan boks maksimal 8 boks. Lakukan penghitungan jumlah boks yang datang. Periksa dengan teliti, termasuk kode boks, seandainya ada. Untuk memastikan keadaan anak unggas, buka satu atau dua boks sebagai sampel. Jika kondisi bibit unggas terlihat normal (tidak mati dan tidak lemah) dan jumlah boks sesuai dengan pesanan, segera tanda tangani surat jalan dan catat waktu bibit unggas datang. Kendaraan pengangkut sudah dapat pulang. Semua boks bibit unggas dibawa ke dalam kandang dan letakan di sisi kandang indukan. b) Penimbangan Berat bibit unggas (DOC/ DOD/ DOQ) Fungsinya adalah untuk mengetahui bobot badan rata-rata bibit unggas. Apabila jumlah unggas yang dipelihara cukup banyak, maka penimbangan dapat dilakukan dengan mengambil sample saja yaitu sebanyak 5 – 10% dari total unggas yang dipelihara. Cara menimbang yaitu bibit unggas (DOC, DOD, DOQ) di dalam box di timbang, kemudian bibit unggas dikeluarkan dari box kemudian box kosong ditimbang. 309Rata-rata Bobot badan DOC = (Bobot box + DOC) – Bobot box Jumlah DOC = ……. Gram/ekor Untuk semua jenis unggas pemeriksaan , penimbangan dan cara menghitung anak unggas adalah sama Gambar 66. Cara menimbang bibit unggas c) Penghitungan Jumlah bibit unggas (DOC, DOD, DOQ) DOC dimasukkan kedalam kandang yang telah dipersiapkan sambil dihitung dan diamati kriteria DOC yang baik. Satu boks biasanya berisi 102 ekor. Pemilihan DOC ras petelur Pada saat sekarang ini pada umumnya pemilihan bibit terutama DOC ras tidak dilakukan lagi, mereka menganggap DOC yang berasal dari perusahaan sudah diseleksi dan dijamin kualitasnya baik. Namun demikian, apabila ditemui DOC yang jelek dan abnormal, sseharusnya dipisahkan di kandang tersendiri, apabila memungkinkan untuk dipelihara. Apabila menemukan 310DOC yang mati, hendaknya tidak dibuang disembarangan melainkan ditimbun dan dibakar karena dapat memberikan bau yang tidak sedap yang akhirnya dapat mengganggu kesehatan, disamping dapat mencemari lingkungan. Semua anak ayam (DOC) yang baru saja diterima di farm harus diperhatikan terhadap kemungkinan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan lebih lanjut, maka itu perlu dilakukan seleksi. Gambar 67. cara seleksi DOC DOC petelur mempunyai ciri-ciri : Seleksi pada budidaya ayam petelur dilakukan semenjak ayam masih berumur satu hari (DOC) dengan memperhatikan kriteria-kriteria. Dalam seleksi DOC layer maka perlu diperhatikan : (1) Tingkah laku DOC sehat, ditandai dengan : - kelincahan bergerak - aktif mencari makan (2) bentuk paruh normal (tidak silang) (3) mata (bulat, bersinar dan tidak cacat) (4) badan normal/sesuai standart (tidak terlalu kecil) 311(5) bulu kering dan mengkilat (6) anus tidak basah dan tidak membuka (7) Perut kering dan tidak keras/besar (8) Kaki tidak bengkok Gambar 65 . DOC yang berkualitas baik sumber : www.lohmanngb.co.uk – Pemilihan DOC Ayam kampung DOC yang dipasarkan ke konsumen biasanya sudah diseleksi terlebih dahulu oleh perusahaan. Namun demikian, sebaiknya seleksi tetap dilakukan terhadap DOC yang baru datang. Hal ini dimaksudkan agar DOC yang akan dipelihara berasal dari DOC yang benar-benar berkualitas. Untuk dapat melakukan seleksi DOC dengan baik, perlu mengetahui ciri-ciri DOC yang baik, bahkan dapat membedakan antara DOC yang baik dengan DOC yang tidak baik. Tabe 6. Karakteristik Kualitas DOC Ayam Buras No. Kriteria DOC Kualitas Baik DOC Kualitas Tidak Baik 1. Perilaku/ Aktif dan lincah, Lemah dan tidak aktif, 312No. Kriteria DOC Kualitas Baik DOC Kualitas Tidak Baik Tingkah laku normal tingkah laku leher memutar 2. Ukuran tubuh Normal Terlalu kecil 3. Kaki Berdiri tegak Bengkok 4. Mata Bersinar cerah Abnormal, buta 5. Paruh Baik, menutup Menyilang, terbuka dan kotor 6. Bulu Baik, kering Berdiri dan basah 7. Warna bulu Normal Pucat 8. Perut Mudah dilipat, lembut Keras dan bengkak 9. Pusar Normal (kering, bersih) Abnormal (basah, kotor) 10. Kloaka Normal (terbuka, kering, bersih) Tidak normal (menutup, basah, kotor) Sumber : Tutik Nuryati (2009), Terjemahan “From Egg To Day Old Chick” Memilih DOD Berbeda dengan DOC ras yang biasanya tidak perlu dlakukan seleksi lagi, mengingat DOC berasal dari perusahaan yang sudah diseleksi dan dijamin kualitasnya baik. Hal ini berbeda dengan DOD, terutama DOD untuk dijadikan sebagai bibit untuk memproduksi telur maka perlu sekali dilakukan seleksi bibit, baik untuk melihat kualitas bibitnya maupun untuk seleksi sexing. 313Apabila ditemui DOD yang jelek dan abnormal, sebaiknya dipisahakan di kandang tersendiri, apabila memungkinkan untuk dipelihara. Apabila menemukan DOD yang mati, hendaknya tidak dibuang disembarangan melainkan ditimbun dan dibakar karena dapat memberikan bau yang tidak sedap yang akhirnya dapat mengganggu kesehatan, disamping dapat mencemari lingkungan. Semua anak itik (DOD) yang baru saja diterima di farm harus diperhatikan terhadap kemungkinan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan lebih lanjut, maka itu perlu dilakukan seleksi. Dalam seleksi DOD itik petelur, maka disamping dipilih DOD- DOD yang sehat dan baik juga dipilh DOD-DOD yang berkelamin jantan saja . (1) Syarat DOD yang baik mempunyai kriteria-kriteria sebagai berikut: - Bobot 38-40 gram. - Bulu halus/ lembut seperti kapas, Pertumbuhan baik dan menutupi seluruh tubuhnya - Badan padat berisi - Pusarnya sudah kering dan duburnya bersih. - Berbulu bagus dan kering. - Kedua matanya melek. - bergerak lincah. - Tidak ada cacat pada kaki (pengkor). (2) Memilih jenis kelamin (Sexing) DOD (a) Dengan cara dipegang (Hand sexing) - Anak itik dipegang dengan tangan kiri lalu ditelentangkan atau punggungnya berada dibawah dan perutnya menghadap keatas 314- Ekor itik terletak diantara jari kelingking dan jari lainnya - Ibu jari dan telunjuk tangan digunakan untuk membuka kloaka dengan cara ditekan sedikit - Bila dalam kloaka tampak tonjolan sebesar jarum berarti jantan dan bila tidak ada berarti betina - Warna kloaka anak itik jantan adalah keabu-abuan. Bila warnanya kemerah-merahan berarti betina. (b) Metode tanpa memegang Ciri anak itik berkelamin jantan adalah : - Kepala besar dan berbulu kasar - Gerak geriknya lebih tenang dan kurang aktif - Suaranya terdengar besar dan berat Sedangkan cirri-ciri anak itik berkelamin betina adalah : - Kepala lebih kecil dan berbulu halus - Tingkah lakunya lebih lincah dan aktf - Suaranya keras dan nyaring Memilih DOQ petelur yang baik dan sehat Pemilihan DOQ biasanya dilakukan berbarengan dengan kegiatan menghitung dan memasukkan ke dalam kandang indukkan. Puyuh yang akan dipelihara hanyalah puyuh yang baik dan sehat. Jika untuk tujuan petelur, puyuh yang dipelihara hanya betina saja. Puyuh dipesan dari pembibitan yang mempunyai produktivitas tinggi. Pembibitan melaksanakan program vaksinasi dengan baik guna mencegah penyakit bawaan. 315Pilihlah anak puyuh yang besarnya seragam, sehat, gesit, tidak mengalami cacat fisik seperti kaki pengkor/bengkok, paruh melengkung, ekor bengkok, dan sayap patah. Mata cerah, bersih, tidak terlihat mengantuk dan atau sakit, tali pusat telah lepas atau kering. Puyuh yang tidak memenuhi persyaratan tersebut sebaiknya diafkir atau tidak dipelihara. Disamping pemilihan puyuh saat DOQ, selanjutnya perlu dilakukan seleksi. Seleksi dilakukan pada masa starter (anakan), masa grower (remaja), dan menginjak dewasa (siap bertelur). Next >