< PreviousTeknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 70 CAD dapat digunakan untuk menampilkan dan mengedit beberapa format gambar yang ada, termasuk file-file gambar yang ditemukan pada internet. CAD nenyediakan suatu kisi (Grid) atau pola titik pada layar untuk membantu penataan gambar. Ketika mode grid diaktifkan, suatu bentuk pola titik tertayang pada layar daerah gambar. Jarak atau spasi antara titik yang satu dengan titik lainnya dapat ditetapkan dengan memberi masukan pada alamat X dan Y, lihat Gambar. 4.3 Gambar 4.3. Kotak dialog Snap dan Grid dari Drafting Setting Pengancingan (Snap) berfungsi mengancingkan gerakan kursor sebesar nilai grid. Kotak dialog snap dan grid dapat digunakan untuk menghidupkan (ON) atau mematikan (OFF) grid. Untuk masuk ke kotak dialog Snap dan Grid dari Drafting Setting, pilih Drafting Setting … dari menu full-down Tools atau langsung menekan tombol kanan mouse pada tombol lunak GRID atau SNAP yang terdapat dalam batang status, dan memilih Settings … dari menu Short Cut, atau ketikkan DSETTINGS, DS, atau SE pada prompt perintah, COMMAND: …. Grid dapat dihidupkan (tertayang) atau dimatikan (tidak tertayang) melalui kotak cek Grid ON. Metode lainnya menghidupkan dan mematikan grid adalah dengan menggunakan opsi ON dan OFF pada perintah Grid, mengklik tombol grid pada batang status, dengan menggunakan kombinasi tombol Ctrl + G, atau dengan menekan tombol fungsi F7. Menghidupkan / mematikan grid Nilai spasi grid Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 71 Contoh pengaturan spasi grid ialah dengan mengetikkan GRID pada prompt perintah; Command: Command: GRID Specify grid spacing (X) 0r [ON/OFF/Snap/Aspect] <current>:0.25 Jarak spasi grid horizontal (X) dan vertikal (Y) dapat diset dengan nilai spasi sama maupun berbeda. Command: GRID Specify grid spacing (X) 0r [ON/OFF/Snap/Aspect] <0.2500>:A Spacify the horizontal spacing (X) <0.2500>: 1 Spacify the vertical spacing (Y) <0.2500>: 0.5 4.2 Sistem Koordinat XYZ Sistem koordinat XYZ adalah pengetahuan dasar dalam membangun gambar dengan perangkat lunak CAD. Penempatan titik-titik diuraikan dengan nilai koordinat XYZ. Nilai-nilai itu disebut dengan koordinat persegipanjang, dimana titik-titik ditempatkan pada satu bidang datar. Titik awal dari sistem koordinat berada pada sudut kiri bawah layar monitor, yang disebut dengan World Coordinate System (WCS). Jarak terukur secara horizontal dari titik awal merupakan nilai X (pada sumbu X), dan jarak terukur secara vertical dari titik nol (titik awal) merupakan nilai Y (pada sumbu Y). Koordinat persegipanjang juga dapat diukur dalam ruang tiga dimensi. Dalam hal ini, dimensi ketiga mengarah ke atas dari permukaan kertas yang disebut dengan nilai Z (pada sumbu Z). Bila akan menjelaskan lokasi koordinat, pertama nilai X, baru kemudian nilai Y, dan ketiga nilai Z. Setiap angka koordinat sumbu, dipisahkan dengan tanda koma, misalnya, nilai 3,1,6, menggambarkan 3 satuan pada sumbu X, 1 satuan pada sumbu Y, dan 6 satuan pada sumbu Z. Bila kita menggunakan sistem koordinat bawaan perangkat lunak, dalam hal ini WCS, penggambaaran yang kita lakukan adalah dengan metoda absolut. Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 72 Metoda lainnya adalan metoda dengan penetapan titik nol oleh pengguna yang disebut dengan User Coordinate System (UCS). Pengguna boleh sembarang menentukan titik awal penggambaran. Metodan ini disebut dengan metoda relatif. Sama seperti pada mesin CNC, metoda pemprograman juga dikenal secara utama 2, yakni metoda absolut dan metoda inkremental. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metoda relatif adalah sama dengan metoda inkremental. Metoda penggambaran absolut adalah metoda penggambaran dengan berbasis pada satu titik yang disebut dengan datum point. Bentuk bagaimanapun gambar yang dibuat, basis penggambarannya selalu berbasis pada titik awal pertama yang berada pada titik WCS. Metoda penggambaran relatif adalah metoda dengan banyak titik awal, tergantung jumlah entiti (objek) yang digambar, di mana bahwa pada metoda relatif akhir langkah penggambaran entiti terdahulu menjadi awal langkah penggambaran entiti berikutnya. Simbol koordinat absolut (WCS) Simbol koordinat relatif (UCS) a. Koordinat 2D. b. Koordinat 3D Gambar 4.4 Sistem koordinat 2D dan 3D absolut dan relatif Aplikasi perangkat lunak CAD dan model 3D yang sangat bermanfaat adalah animasi. Bentuk animasi yang paling sederhana adalah dengan memutar model secara dinamis untuk melihat tampak dari segala sudut. Gambar dan Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 73 model dapat juga di animasikan, sehingga model terlihat bergerak, berputar, bahkan menguraikan gambar menjadi komponen-komponen individual. 4.3 Penggambaran Garis. Dalam sub-topik ini, akan dijelaskan secara singkat cara penggambaran garis, sehingga anda dapat mulai bekerja dengan perintah-perintah gambar CAD. Perintah yang digunakan untuk menggambar garis adalah LINE. Ada beberapa cara penggunaan perintah LINE. Salah satu di antaranya adalah dengan menggunakan singkatan perintah LINE yakni “L”. Ketikkan L atau LINE pada baris perintah: prompt. Command: L atau LINE Specify first point: (geserkan kursor layar pada suatu posisi di layar dan klik tombol kiri mouse pada posisi ini). Specify next point or [Undo]: (geserkan kursor layar ke lokasi (posisi) titik lain yang dikehendaki, lalu klik pada titik ini. Perhatikan bahwa di antara kedua titik tersebut telah tergambar suatu garis. Suatu garis “rubber band” menempel pada titik terpilih terakhir. Garis rubber band ini menunjukkan bahwa garis lainnya akan tergambar apabila Anda mengklik suatu titik pada posisi lainnya, sehingga prompt berikutnya adalah: Specify next point or [Close/Undo]: (geserkan kursor dan klik untuk posisi titik berikutnya atau posisi ketiga dan seterusnya). Tekan tombol ENTER atau Space bar untuk mengakhiri perintah ini. Perintah LINE ini akan kembali aktif apabila tombol ENTER atau Space Bar ditekan pada baris perintah: prompt. Ada beberapa perintah CAD yang memerlukan jenis khusus dari data numerik. Beberapa dari prompt Cad memerlukan angka bulat, seperti dalam penggambaran POLYGON berikut ini: Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 74 Command: POLYGON Enter number of sides <current>: 6 Specify centre of polygon 0r [Edge]: 0,0 (pusat polygon tepat pada titik WCS) Enter an option [Inscribed in circle/Circumscribed about circle] <I>: I (I adalah singkatan dari Inscribed in circle) Specify radius of circle: 24 , lihat Gambar 4.5(a) Command: Command: POLYGON Enter number of sides <current>: 6 Specify centre of polygon 0r [Edge]: 100,0 (pusat polygon tepat pada titik WCS) Enter an option [Inscribed in circle/Circumscribed about circle] <I>: C (C adalah singkatan dari Cirscumscribed in circle) Specify radius of circle: 24 , lihat Gambar 4.5(b) Command: (a) (b) Gambar 4.5 Poligon Catatan: Gambar 4.5 (a) dan 4.5 (b) digambar dengan jumlah sisi yang sama, radius lingkaran yang sama, yang berbeda ialah titik pusatnya, dan Gambar 4.5 (a) Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 75 dengan opsi Inscribed in circle, sementara Gambar 4.5 (b) digambar dengan opsi Circumscribed in circle. a). Penggambaran Berdasarkan Metoda Absolut CAD dapat set untuk dapat digunakan secara penuh dengan metoda absolut, yakni dengan mengetikkan pada baris perintah: prompt, Command: DS (DS adalah singkatan dari Drafting settings), pada layar monitor akan tertayang kotak dialog Drafting Setting. Dalam kotak dialog ”Drafting Settings” ada terdapat 4 tombol lunak yang terdapat di bagian atas kotak dialog yakni: Snap and Grid, Polar Tracking, Object Snap, dan Dynamic Input. Jika tombol lunak ”Dynamic Input” diaktifkan (diklik), tampilannya akan seperti yang terlihat dalam Gambar 4.6 Gambar 4.6 Kotak dialog ”Drfating Setting” Pada bagian tengan kotak dialog, terdapat dua tombol lunak ”Settings”. Setting yang I berkaitan dengan Pointer input, dan yang II berkaitan dengan Dimension Input. Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 76 Klik Seetings yang I, yang di sebelah kiri maka akan tertayang kotak dialog : ”Pointer Input Settings), lihat Gambar 4. 7. Gambar 4.7 Kotak dialog ”Pointer Input Settings” Perhatikan Gambar 4.7, Anda dapat memilih sistem koordinat, Cartesian format atau Polar format, absolut atau relatif sesuai dengan keperluan menggambar Anda, dengan jalan mengklik lingkaran opsi yang tersedia. Adapun yang sedang terlihat sekarang ini, format yang aktif adalah Cartesian format dengan metoda absolut. Dengan format ini, Anda dapat menggambar dengan metoda absolut. Dan jika dalam penggunaannya ingin juga metoda relatif, Anda cukup mengawali nilai alamat koordinat dengan @. Misalnya akan digambar garis datar dari titik nol (WCS) sepanjang 100 satuan, dan garis sudut sepanjang 50,30 dari titik 100,0, maka perintah yang dilakukan adalah: Command: L LINE Specify first point: 0,0 Specify next point or [Undo]: 100,0 (absolute) Specify next point or [Undo]: @50,60 (relative) Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 77 Specify next point or [Close/Undo]: (selesai) Command: (hasilnya lihat Gambar 4.8) Gambar 4.8 Mamgambar garis dengan absolut dan relatif Penempatan titik menggunakan sistem koordinat absolut diukur dari titik orisin (0,0). Misalnya, sebuah titik dengan X = 4 dan Y = 2 (4,2) ditempatkan 4 satuan arah horizontal dan 2 satuan arah vertical dari titik orisin, sebagaimana terlihat dalam dalam Gambar 4.9. Koordinat tertayang pada batang status, menam-pilkan lokasi titik pilihan untuk koordinat X, Y, dan Z. Gambar 4.9 Penempatan titik dengan koordinat absolut Oleh karena itu, apabila koordinat sistem digunakan, setiap titik ditempatkan dari 0,0, sebagaimana contoh berikut (Gambar 4.10): (0,0) X = 4 Y = 2 (4,2) Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 78 Command: L or LINE Specify first point or [Undo]: 4,2 Specify next point or [Undo]: 7,2 Specify next point or [Undo]: 7,6 Specify next point or [Close/Undo]: 4,6 Specify next point or [Close/Undo]: 4,2 Specify next point or [Close/Undo]: Command: Gambar 4.10 Menggambar empat persegi dengan perintah LINE dan korrdinat absolute Gambar yang terlihat pada Gambar 4.10 dapat dengan cepat digambar dengan mode Ortho ON, tidak persoalan dengan metoda absolut atau relatif. Dengan Ortho On, anda hanya perlu menggeserkan kursor tegak (ke bawah atau ke atas) atau datar (ke kiri atau ke kanan) dan memasukkan nilai jarak yang terbaca pada gambar kerja tanpa dipengaruhi oleh tanda minus (tanda minus tidak perlu dicantumkan di belakang nilai jarak). Command: L LINE Specify first point: 4,2 Specify next point or [Undo]: <Ortho on> geserkan kursor ke kanan, lalu ketikkan 3 (4,2) (7,2) (7,6) (4,6) Teknik Teknik Gambar Mesin 2 Dimensi dengan CAD Direktorat Pembinaan SMK (2013) 79 Specify next point or [Undo]: geserkan kursor ke atas, lalu ketikkan 4 Specify next point or [Close/Undo]: geserkan kursor ke kiri, lalu ketikkan 3 Specify next point or [Close/Undo]: geserkan kursor ke bawah, lalu ketikkan 4 Specify next point or [Close/Undo]: Catatan: ketika langkah ”Specify next point or [Close/Undo]: geserkan kursor ke kiri, lalu ketikkan 3 ” telah dilakukan, dan untuk membuat garis penutup (garis akhir ke koordinat 4,2, Anda boleh mengetikkan C (dalam hal ini C adalah singkatan dari Close) Untuk menggambar yang terlihat pada Gambar 4.10 itu juga dapat dengan mudah dilakukan dengan menggunakan perintah atau icon rectangle atau dengan mengetikkan ”REC” pada baris perintah prompt. Absolut: Command: rec RECTANG Specify first corner point or [Chamfer/Elevation/Fillet/Thickness/Width]: 4,2 Specify other corner point or [Area/Dimensions/Rotation]: 7,6 Command: b). Penggambaran Berdasarkan Metoda Relatif Koordinat relatif didasarkan dari posisi terdahulu, bukan berdasarkan titik orisin. Untuk koordinat relatif, simbol @ harus diketikkan sebelum angka nilai koordinat, karena perangkat lunak telah ditata dengan Next >