< Previous 82 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Jawaban Kecepatan mobil terhadap satelit = 0 km/jam ( mobil berhenti ). 83 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI C. Penempatan Antena Penerima Satelit 1. Sistem koordinat Untuk menemukan satelit dan untuk mengarahkan antena secara benar, diperlukan suatu sistem dimana posisi antena dibumi dan posisi satelit diorbit dapat dijabarkan. Untuk itu digunakan sudut memanjang dan sudut melebar (bujur dan lintang) yang membagi-bagi permukaan bumi. 2. Bujur Garis ekuator dibagi dalam derajat dari titik tengah bumi. Dan ditarik garis lurus dari pembagian sudut tadi dari kutub Utara dan kutub Selatan. Garis yang menghubungkan kutub Utara ke kutub Selatan dinamakan Meridian. Gambar 7.6 Garis meridian Garis nol atau Meridian nol secara historis ditetapkan dan dilewatkan melalui kota Greenwich di Inggris. Dengan itu bumi dibagi dalam separuh bagian Barat dan separuh bagian Timur. Kedua bagian terdiri dari 0o sampai 180o. Contoh : Kota New York terletak pada 74o bujur Barat Kota Jakarta terletak pada 107o bujur Timur 84 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI 3. Lintang Meridian dibagi dalam derajat dari titik tengah bumi sampai pada kutub dan titik potong Meridian dihubungkan satu sama lain. Dengan itu bumi dipotong dalam keping-keping Gambar 7.7 Garis lintang Titik nol menggambarkan ekuator, dengan itu bumi dibagi dalam setengah bulatan sisi Utara dan setengah bulatan sisi Selatan. Kedua paruhan itu melingkupi 0o sampai 90o Contoh : Kota New York terletak kira-kira pada 40,5o lintang Utara. Kota Jakarta terletak kira-kira pada 6o lintang Selatan . 4. Letak Antena Dengan bujur dan lintang dimungkinkan menempatkan antena pada posisi yang tepat dari setiap titik dibumi. Dengan bujuran lintang, bumi seperti ditutup dengan jala. 85 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Gambar 7.8 Ekuator Untuk menempatkan suatu titik pada bumi pasti selalu diperlukan bujur dan lintang Contoh 1: VEDC Malang : 113o bujur timur 8o lintang Utara Contoh 2 : Dimana letak sekolah anda ? Contoh 3 : Pulau yang mana terletak antara 118 o -129o Timur dan 2 Utara-5,5o Selatan Jawaban : Sulawesi o 5. Letak satelit Satelit -satelit selalu terletak diatas ekuator, artinya derajat lintang = 0 (nol) Untuk pernyataan posisi hanya diperlukan derajat bujur Contoh : Palapa -5 (B2-p) 1987, Posisi = 113o Timur Pertanyaan : Diatas negara mana terletak satelit Arabsat-1 pada 19o Timur. Jawaban : Asfrika, Zaire Sering juga dinyatakan seperti 193 Timur 193 Timur = 360o -193o = 167 Barat. Latihan 1. Tentukan dengan tepat posisi Antena, untuk kota -kota sebagai berikut : a. Surabaya b. Jakarta 86 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI c. Bandung d. Ujung Pandang e. Pontianak f. Jayapura g. Denpasar h. Samarinda i. Aceh j. Menado 2. Tentukan pada posisi Negara mana letak dan nama satelit dibawah ini : a. Insdat II a, 74 Timur b. Galaxy V, 125 Barat c. Anik E2, 107,5 Barat d. Telecam II A, 8 Barat Jawaban 1. Nama Kota Posisi a. Surabaya 110o BT, 10o LS b. Jakarta 110o BT, 10o LS c. Bandung 110o BT, 10o LS d. Ujung Pandang 120o BT, 10o LS e. Pontianak 110o BT, 0o LS f. Jayapura 120o BT, 10o LS g. Denpasar 140o BT0o LS h. Samarinda 120o BT, 0o i. Aceh 100o BT, 0o j. Menado 130o BT, 0o 87 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI 2. Posisi Satelit Negara a. Insdat II a, 74 Timur - India b. Galaxy V, 125 Barat - USA c. Anik E2, 107,5 Barat - Canada d. Telecam II A, 8 Barat - Perancis D. Mengarahkan antena satelit 1. Hal yang penting Untuk mengarahkan antena harus diketahui : Bujur, lintang dari antena penerima Derajat bujur dari satelit Harga koreksi magnetis-geografis kutub Utara ( AZ) atau Derajat lintang dari antena penerima Perbedaan derajat bujur antena penerima - satelit Harga koreksi magnetis-geografis kutub Utara ( AZ) 2. Hubungan Optis ke satelit Agar sinyal satelit dapat diterima harus ada hubungan optis antena-satelit. Artinya, tidak boleh ada penghalang seperti bangunan, gunung , pepohonan dan lain-lain, selain itu satelit tidak boleh terletak dibawah horison. Horison membatasi cakupan maksimum bujur L dari satelit yang diterima. Maksimal L tergantung dari derajat lintang dan sudut elevasi minimal. Pada tempat yang benar-benar datar, sudut elevasi minimal = 0o. Sudut elevasi adalah sudut antara horisontal dan arah pancaran antena. 88 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Gambar 7.9 Hubungan optis ke satelit Perhitungan orbit tampak Lo n Satel Gambar 7.10 Orbit Lo = Jalur satelit tampak dari A hs = Tinggi jalur satelit diatas ekuator = 35849 Km rE = Radius bumi = 6378 Km = Sudut elevasi (derajat) B = Derajat lintang letak antena Lo = Z = 89 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI A = 0 B arc Cos Z Grafik berikut menunjukkan Lo dalam fungsi sudut elevasi dan derajat lintang B Dengan grafik tidak memerlukan perhitungan . Gambar 7.11 lengkung jalur dari orbit geostasionery yang tergantung dari derajat lintang dari penerima dan sudut elevasi. Contoh 1 : Satelit pada daerah mana sajakah yang dapat diterima jika sisi Barat dihalangi oleh bangunan dan sisi Timur oleh pepohonan. 90 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Data : Tempat 118o Timur, 39o Utara Barat 40o terukur Timur 25o terukur Dari tabel dapat dibaca pada derajat lintang 39o Untuk arah Timur ( = 25o ) 45o Untuk arah Barat (( = 40o) 22o Kemungkinan daerah penerimaan mencakup dari 118o - 22 = 96o Timur sampai 118o + 45o = 163o Timur. o Artinya satelit yang diposisikan dari 96o Timur sampai 163o, dapat diterima dari letak antena. Dimanakah letak antena diatas ? Di Teluk Korea Contoh 2 : Anda bertempat diMedan . Apakah mungkin untuk menerima AUSSAT ( Australia ) yang terletak pada 164o Utara ? 91 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Gambar Posisi Rumah Anda Jawaban : Ya Latihan 1. Pada daerah mana antena penerima satelit dapat menerima satelit jika mempunyai data-data sebagai berikut : Tempat 26o Selatan , 43o Barat Barat 44o terukur Timur 38o terukur Next >