< Previous 132 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Dengan begitu keuntungan satu antena dapat didefinisikan sebagai perbandingan besar daya yang diterima antena tersebut terhadap antena isotropic. GA = Permukaan Effektif sebuah antena parabola : Ae = Permukaan Efektif Antena [m] = Efisiensi Antena [0,5 - 0,7].......[1] D = Diameter Antena parabola [m] Efisiensi tergantung dari karakteristik pancaran dan kerugian Ohmis dalam Antena. Didalam prakteknya dapat dihitung = 0,55 ( 55% ) Permukan effektif antena Isotrop dapat ditentukan Ai = Permukaan effektif Antena Isotop = Panjang gelombang (m) f = Frekuensi Dengan begitu keuntungan antena parabola dapat dihitung: D4 Dari rumus diatas didapatkeuntungan sebuah antena parabola, yang besarnya tergantung pada: 133 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Besar garis tengahnya / Diametrer. Tinggi frekuensinya. Efisiensinya. Gambar.8.9 Struktur keuntungan antena 1. Kerugian pada penyesuai, kerugian didalam sistem penghubung Antena menerima sinyal, difokuskan ke Feedhorn dan disalurkan ke LNB (Low Noise Blok Converter) melalui terowongan penghubung. Sinyal tersebut dari antena sampai ke masukan LNB mengalir melalui rangkaian peredaman, baik peredaman ohmis ataupun peredaman akibat kesalahan penyesuaian. Peredaman disini biasanya sangat kecil jika LNB dipasang langsung pada antena. Untuk perhitungan praktis dipergunakan : Ls = 0,5 dB 1,12 Perhatian : Kerugian didalam Feedhorn dan kesalahan penyesuaian antena Feedhorn - LNB mempunyai kerugian peredaman sebesar 0,5 dB Gambar 8.10 Struktur peredaman dalam antena Latihan a).Berapa besar penguatan sebuah antena ( dB ) 3,6 m, untuk Band - C. 134 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI b).Berapa besar diameter sebuah antena parabola, untuk penguatan sama dengan a) untuk Band - KU ?. c). Berapa besar diameter antena dari a) jika effisiensi 0,7 ?. d).Berapa dB lebih baik penguatan pada sebuah kenaikan effisiensi dari 55% ke 70% ?. e).Berapa besar permukaan effektif dan effisiensi sebuah antena 3,6 m dan penguatan 43 dB pada 5 GHZ ?. Jawaban a). Diketahui : D=3,6 m, pada Band C Hitung : GA = ? DC.2 6 m . = 42,9 dB b).Diketahui : GA sama dengan soal a). pada Band - KU Hitung : D = ? 135 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI = 1,50 m c). Hitung besar D, dari soal a) jika = 0,7 = 3,19 m d). Diketahui : Eff dari 55% ke 70% Hitung : penguatan (dB) = = 1,27= 1,04 dB e). Diketahui : D = 3,6 m GA = 43 dB f = 5 GHZ Hitung : , Ae = ? = = = 0,56 = 136 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI 56 % Ae = = = 5,69 m2 Noise a. Tujuan Pembelajaran Peserta didik/siswa harus dapat: Menyebutkan macam - macam faktor yang mempengaruhi daya noise pada sebuah antena. Menghitung besarnya temperatur noise antena ( TA ) pada saat langit cerah. Menghitung besarnya temperatur antena ( TA ) pada saat hujan. Menghitung besarnya peredaman pada antena pada saat hujan. Menghitung temperatur noise antena pada sampai keluaran LNC. Menghitung temperatur noise tambahan oleh kerugian feed sampai pada keluaran LNC. Menerangkan temperatur noise system. b. Uraian Materi A. Pendahuluan Beberapa hal yang mempengaruhi daya noise pada sebuah antena yaitu : 137 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Noise langit ( cuaca cerah ). Pengaruh cuaca. Pancaran bumi. Noise galaksi ( bintang, matahari ). 1. Cuaca Cerah ( Clear Sky ) Pada cuaca cerah, noise antena TA terdiri dari noise angkasa / langit Tsky yang berasal dari gas-gas di atmosfir dan dari sifat alami alam semesta serta temperatur noise bumi TE. Gambar 9.1 Komponen noise antena saat langit cerah Noise antena TA tidak tergantung dari dimensi antena, selama pancaran dalam sudut buka antena adalah isotrop. Hal ini hanya berlaku untuk noise langit dan pengaruh cuaca tetapi bukan untuk temperatur noise bumi. Gambar berikut memperlihatkan temperatur noise langit didalam fungsi frekuensi dan elevasi. 138 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Gambar 9.2 Temperatur noise langit Pada elevasi diatas 30o temperatur noise untuk Band - C 5o K dan untuk Band - KU 7o K. Kenaikan temperatur noise langit Tsky bisa terjadi jika ada sumber pancaran masuk poros lintasan satelit - stasiun bumi, misalnya pancaran matahari yang mana kejadian ini terjadi secara periodis. Agar penerima tidak begitu terganggu, maka letak satelit terhadap penerima digeser ke Barat. Disamping Frekuensi dan elevasi, noise bumi juga tergantung dari tipe antena, semakin besar puncak sisinya, semakin besar pengaruh temperatur noise bumi, lihat gambar 9.1. Gambar berikut memperlihatkan temperatur noise bumi sebuah antena dengan diameter 30 m pada frekuensi 4 GHZ. 139 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Gambar 9.3 Temperatur noise bumi antena dengan diameter 30 m, frekuensi 4 GHz Antena penerima pada umumnya menghasilkan temperatur noise bumi 100 K ... 1000 K. Untuk perhitungan dapat digunakan harga tengah 200 K, sedangkan pada elevasi diatas 300 didapatkan harga tengah 400 K. Untuk spesifikasi antena biasanya diberikan harga TA = Tsky + TE pada elevasi 30o . Harga ini berkisar antara 35o K ... 50o K. 2. Pengaruh cuaca Oleh mendung dan hujan, noise angkasa / langit Tsky akan teredam, tetapi akibat mendung akan timbul / muncul temperatur noise tambahan. Gambar berikut memperlihatkan perubahan tersebut : 140 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Gambar 9.4 Pengaruh cuaca pada noise antena TSKY = Temperatur noise langit ( Temperatur Sky ). TR = Temperatur hujan ( Temperatur Rain ). LR = Peredaman hujan (Loss Rain) TE = Temperatur noise bumi ( Temperatur Earth ). Dengan demikian noise antena TA : Temperatur noise hujan dapat dihitung : Tm adalah temperatur menengah ( Temperatur medium ) yang tergantung dari temperatur sekitar Tamb ( Temperatur ambiente ). Tm 1,12 . Tamb - 50o K Untuk daya noise antena juga dapat diberikan sebuah gambar rangkaian pengganti berikut harga noisenya. Antena dapat digambarkan sebagai penguat dengan G = 1, yang menghasilkan daya noise antena TA. 141 TEKNIK DASAR TELEKOMUNIKASI Gambar 9.5 Rangkaian pengganti antena Sebagai daya noise keluaran, Tout menggambarkan daya noise antena TA. Karena itu Tout = TA = Tin + Tadd. Jadi Tadd = TA - Tin Dengan demikian harga noise F : ! Atau !!! Disini juga penting dicantumkan suhu referensi Tin yang dipakai untuk perhitungan F Daya noise tambahan Tadd : Jadi: . Didalam perhitungan disini Tadd bisa mempunyai harga negatif, dimana secara fisika tidak mungkin, karena 0o K adalah titik nol absolut, tidak ada minus Kelvin. Seperti kita ketahui bahwa pada prinsipnya cara perhitungan pada antena dapat disamakan dengan penguat, atau komponen peredam. Perhatian : Next >