< Previous 118 Gambar 49. Sarana pelindung panas tubuh dan lambangnya Dibuat sedemikian rupa sehingga mengurangi panas karena kedinginan. Harus berfungsi dengan baik pada suhu air -30ºC sampai dengan 20ºC. Di kapal barang dan penumpang yang memiliki sekoci penolong terbuka, sarana pelindung panas harus disediakan untuk orang yang tidak dilengkapi dengan pakaian cebur. Gambar 50. Sarana pelindung panas tubuh dengan warna lain 119 2) Pesawat Luput Maut (Survival Craft) Pesawat luput maut ialah pesawat yang mempunyai kemampuan untuk mempertahankan orang-orang yang berada dalam keadaan bahaya dari sejak orang tersebut meninggalkan kapal. Beberapa jenis fasilitas keselamatan yang termasuk dalam kategori pesawat luput maut yaitu: a) Sekoci Penolong (Life Boat) Sekoci penolong adalah sekoci yang terbuka dengan lambung tetap dan di dalamnya terdapat daya apung cadangan (kotak udara). Pesawat ini dapat digunakan untuk menyelamatkan jiwa orang yang dalam keadaan bahaya sewaktu orang tersebut meninggalkan kapal. Bentuk muka belakang sekoci penolong pada umumnya lancip yang disebut “whaleboat“ dan dasarnya rata (flat bottom) sehingga mudah meluncur maju maupun mundur mempunyai cukup keseimbangan dan lambung timbul yang cukup besar. Sekoci penolong berbentuk perahu kecil yang biasanya terbuat dari fiberglass. Gambar 51. Lambang sekoci penolong 120 Gambar 52. Sekoci penolong Gambar 53. Penempatan sekoci penolong di kapal Bagian-bagian sekoci penolong terdiri dari: Lunas (keel) Lunas ini merupakan bagian utama dari sekoci penolong sebagai kekuatan kearah membujurnya dan tempatnya dipasangnya gading (rangka) sekoci. Pada sekoci kayu lunas ini terbuat dari balok kayu yang baik mutunya, bagian ujungnya dihubungkan dengan linggi muka dan linggi belakang dengan kayu penyiku yang diikat/dikencangkan memakai baut-baut yang kuat. 121 Linggi Pada bagian depan disebut linggi depan (stern), yangdiperkuat dengan plat besi sedangkan pada linggi belakang (stern post) ditempatkan alat penggantung daun kemudi (gudgeon). Gading (frame) Gading ini merupakan kerangka dari sekoci, dipasang simetris kiri dan kanan pada lunas dan akan memberikan bentuk dari sekoci sesuai yang dikehendaki. Pada kerangka inilah lajur-lajur atau kulit sekoci dilekatkan. Kulit (shell) Pada sekoci penolong logam, kulit ini terdiri dari plat-plat logam (besi,aluminium) yang dihubungkan satu dengan lainnya dan diikat pada bagian-bagian sekoci yang lain, (misalnya lunas, linggi dan gading) memakai las atau kelingan. Kulit pada sekoci plastik terdiri dari lembaran plastik dari bahan fibre glass, sedangkan pada sekoci kayu terdiri dari papan/lajur kayu. Peralatan dan perlengkapan pada sekoci penolong Agar sekoci penolong dapat menjalankan fungsinya dengan baik maka disamping membangunnya diperlukan ketelitian dan persyaratan yang memadai, masih diperlukan pula peralatan dan perlengkapan yang dapat menunjang kemampuan dan kemudahan-kemudahan dalam pengoperasiannya. 122 Gambar 54. Sekoci penolong sedang diturunkan Daya apung cadangan Daya apung cadangan ini terbuat dari kotak udara atau bahan lain yang sesuai, tahan karat atau bahan lain yang sesuai, tahan karat dan tidak mudah dipengaruhi oleh minyak atau bahan lain yang mengandung minyak (misalnya gabus, busa plastik). Kemampuan/kapasitasnya sedemikian rupa sehingga mampu mengapungkan sekoci beserta perlengkapan di dalamnya dalam keadaan penuh dengan air atau dalam keadaan terbalik. Alat penggantung Pada alat penggantung ini dipasang pula peralatan pelepas (releasing gear), suatu peralatan yang digunakan untuk melepaskan hubungan sekoci dengan lopor (blok penggantung) sekoci pada saat sekoci berada di air. Alat penggantung yang sekaligus digunakan sebagai alat pelepas ini umumnya berupa ganco (hook) oleh karena itu peralatan pelepas ini dinamakan pula ganco pelepas (releasing hook). Sedangkan pada bagian bawah blok penggantung (pada lopor sekoci) selalu dipasang 123 halkah atau cincin yang akandihubungkan dengan ganco pelepas tersebut. Gambar 55. Alat penggantung sekoci Tempat duduk pendayung (thwares) Tempat duduk pendayung disediakan untuk keperluan mendayung sekoci, terbuat dari papan atau bahan lain yang kuat dipasang melintang sekoci, diusahakan serendah mungkin untuk menjaga keseimbangan sekoci tersebut. Masing-masing tempat duduk pendayung dilengkapi dengan tempat injakan kaki (stretcher) dan lubang untuk memasang keleti (oar lock socket). Tiang layar sekoci juga dikencangkan pada bagian ini dengan nast-clamp. Tempat duduk samping (Side Benches) Tempat duduk ini diperlukan para penumpang sekoci dan sekaligus sebagai pelindung bagian atas dari kotak udara (daya apung cadangan). Dipasang disisi kanan dan kiri sekoci serta menjadi satu dengan tingkap muka dan belakang. 124 Gambar 56. Penampang melintang sekoci penolong Geladak bawah (footings) Untuk melindungi kulit dan bagian-bagian dari sekoci bagian bawah, terutama dari injakan orang-orang yang berada di dalam sekoci, maka dipasang geladak yang menutup bagian tersebut. Geladak ini dapat dibuka pada waktu menguaras atau mengeluarkan air yang terdapat dibagian bawah sekoci sebagai akibat dari masuknya air laut atau hujan pada saat sekoci berada di laut. Lubang pengering (drain hole) Lubang pengeringan (drain hole) digunakan sebagai alat untuk membuang atau mengeringkan air yang terdapat di dalam sekoci pada saat sekoci berada di kapal (dalam keadaan tersimpan). Jumlahnya dapat satu atau dua buah (di depan dan di belakang) tergantung dari panjang sekoci. Setiap lubang pengering ini dilengkapi dengan dua buah penutup lubang (props) yang ditempatkan di dekat lubang tersebut dan diikat dengan tali 125 kawat atau rantai kecil. Terdapat pula lubang pengering yang dilengkapi dengan penutup yang dapat bekerja secara otomatis. Lunas samping (bilge keel) Digunakan sebagai stabilisator dan sebagai injakan kaki bagi orang yang akan naik di atas sekoci pada saat berada di air. Dalam keadaan sekoci terbalik lunas samping ini berada di atas air, digunakan sebagai pegangan para penumpangnya. Di dalam sekoci penolong harus dilengkapi dengan perlengkapan antara lain: Dayung kemudi. Kemudi dengan tangkainya. Sebuah kemudi terpasang pada sekoci dan sebuah tangkai kemudi/celaga (tiller) 1 set dayung apung dan 2 cadangan. Seperangkat dayung yang dapat terapung pada setiap bangku pendayung, dua dayung cadangan dan sebuah dayung kemudi, satu setengah perangkat (set) keleti (crutches) yang terikat pada sekoci dengan tali atau rantai sebuah ganco sekoci. Sebuah tiang atau beberapa tiang dengan labrang dari kawat yang digalvanis bersama-sama dengan layar berwarna jingga (orange) 1 set keliti dengan rantai pengikatnya. Sebauah jangkar apung (kala-kala) dengan ukuran yang sesuai. Makanan yang tersimpan dalam kemasan anti air. 3 liter air tawar untuk setiap orang. 126 Tabung-tabung kedap air yang masing-masing berisi 3 liter (6 paint) air tawar untuk setiap orang yang diijinkan dimuat di dalam sekoci penolong, atau tabung-tabung kedap air yang berisi 2 liter (4 paint) air tawar untuk setiap orang, bersama dengan alat penawar air laut yang diijinkan yang dapat menghasilkan satu liter (2 paint) air minum setiap orang, sebuah canting, tahan karat diikat dengan tali, sebuah cangkir yang berukuran dan tahan karat. 4 buah cerawat/parasut merah. Empat buah cerawat payung (parachute signals) dari jenis yang disetujui dapat menghasilkan cahaya terang berwarna merah, 6 buah suar tangan (hand flare) Dari jenis yang disetujui yang dapat menghasilkan cahaya terang berwarna merah. 2 semboyan asap orange (untuk siang hari). Dari jenis yang disetujui (untuk digunakan pada siang hari) yang dapat menghasilkan sejumlah asap berwarna jingga (orange). Obat-obatan dalam kemasan tahan air. Perlengkapan PPPK yang disetujui di dalam sebuah kotak kedap air. Sebuah lampu senter kedap air yang dapat digunakan untuk memberikan isyarat dalam kode morse, bersamaan dengan satu set baterai cadangan dan sebuah bola lampu cadangan di dalam sebuah tempat yang kedap air. 2 buah ember yang terbuat dari bahan metal. Tali keselamatan yang terikat di sekeliling luar sekoci. 127 2 buah sumbat (prop) pada setiap lubang pengering (drain hole) dengan rantai pengikatnya. Sumbat-sumbat tersebut tidak diperlukan apabila dilengkapi dengan penutup otomatis yang memadai sebuah gayung dan dua buah ember dari bahan yang disetujui. 2 buah kapak (ditiap ujung sekoci terdapat 1 buah kapak) 2 kotak korek api dalam kemasan anti air. Lampu dan minyak untuk pemakaian 12 jam. Makanan jatah yang telah ditentukan oleh Badan Pemerintah untuk setiap orang yang diijinkan dimuat dalam sekoci penolong. Makanan jatah ini harus dibungkus dengan pembungkus yang kedap udara dan disimpan ditempat yang kedap air. Kompas dan penerangannya. Sebuah pedoman (kompas) yang sesuai di dalam rumah pedoman, diterangi atau dilengkapi penerangan yang layak 1 set jangkar apung. Tiang dengan labrang dari kawat anti karat beserta layar berwarna oranye. Tali keamanan (life line) terikat/terumbai keliling sisi luar sekoci penolong 2 buah painter, di muka diikat dengan cakil, di belakang diikat dengan tali kuat. 1 bejana berisi 4,5 liter (1 galon) minyak anti ombak. Berupa minyak nabati, minyak ikan atau minyak hewan (sebagai peredam ombak). Bejana harus dibuat sedemikian rupa sehingga minyak dapat dengan mudah menyebar di air dan bejana dapat dipasang pada jangkar apung/kala-kala. Sebuah cermin isyarat siang hari dari jenis yang disetujui. Next >